Kalselinside.com — Madura United berhasil mengamankan kemenangan ketiga berturut-turut pada awal kompetisi BRI Super League musim 2026/27. Keberhasilan ini diraih setelah tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada hari Jumat malam.
Pelatih kepala Madura United, Jose Gomes, menyatakan kegembiraannya atas pencapaian menyapu bersih sembilan poin dari tiga pertandingan pertama ini. Kemenangan dramatis ini sekaligus menegaskan kebangkitan tim yang pada musim sebelumnya sempat terseok-seok dan hampir terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Evaluasi Babak Kedua Menjadi Kunci Kebangkitan
Pertandingan melawan PSIM Yogyakarta berjalan tidak mudah bagi tuan rumah, terutama pada paruh pertama laga. Madura United bahkan sempat tertinggal lebih dulu setelah penyerang tim tamu, Nermin Haljeta, mencetak gol pembuka pada menit ke-15 yang membuat kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Laskar Mataram.
PSIM Yogyakarta bahkan hampir saja menggandakan keunggulan mereka menjelang akhir babak pertama. Beruntung bagi Madura United, gol kedua yang sempat dicetak oleh tim tamu tersebut dianulir oleh wasit, sehingga skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Jose Gomes melakukan sejumlah penyesuaian taktik dan pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Keputusan ini terbukti sangat tepat karena Laskar Sape Kerrab tampil jauh lebih agresif dan mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Gol Cepat Mendonca dan Gali Freitas Balikkan Keadaan
Upaya keras Madura United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72 ketika Mendonca berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan kepala memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol penyeimbang ini langsung membakar semangat juang para pemain dan meningkatkan rasa percaya diri tim tuan rumah.
Hanya berselang dua menit kemudian, tepatnya pada menit ke-74, Madura United berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1. Gali Freitas sukses mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan matang dari Dimitar Mitkov, yang saat ini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sementara di kompetisi.
Di sisa waktu pertandingan, PSIM Yogyakarta berusaha keras untuk menyamakan kedudukan dan menekan pertahanan tuan rumah. Namun, pertahanan kokoh Madura United berhasil mementahkan setiap peluang yang diciptakan oleh tim lawan hingga peluit panjang ditiup wasit.
Posisi Klasemen dan Dampak bagi Kedua Tim
Tambahan tiga poin ini mengokohkan posisi Madura United di puncak klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi sembilan poin sempurna. Dari tiga laga yang telah dijalani, tim asuhan Jose Gomes ini tampil sangat produktif dengan mencatatkan tujuh gol dan hanya kebobolan dua gol.
Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang catatan negatif PSIM Yogyakarta yang harus menelan kekalahan beruntun setelah sebelumnya juga takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya. Tim asuhan Laskar Mataram kini tertahan di peringkat ke-13 klasemen dengan raihan baru satu poin.
Hasil positif di awal musim ini menjadi modal berharga bagi Madura United untuk terus bersaing di papan atas kompetisi. Konsistensi permainan di babak kedua serta efektivitas pergantian pemain diharapkan dapat terus dipertahankan oleh Jose Gomes dalam menghadapi laga-laga berikutnya demi menjaga posisi di puncak klasemen.


