Kalselinside.com — Ribuan masker dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada Kamis sebagai wujud respons cepat terhadap memburuknya kabut asap di wilayah tersebut. Aksi sosial ini dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) yang bergerak bersama jajaran Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) melalui naungan Kabinet Aksi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pembagian masker secara cuma-cuma ini diarahkan langsung kepada masyarakat umum, khususnya para pengendara dan warga yang tetap harus menjalankan aktivitas harian di luar ruangan. Menurunnya kualitas udara akibat paparan asap pekat dinilai membahayakan pernapasan, sehingga diperlukan langkah mitigasi sederhana namun mendesak untuk melindungi warga di ruang publik.

Perlindungan Awal bagi Kesehatan Warga

Rektor UNIVSM, Abdul Hamid, memberikan pandangannya terkait pentingnya aksi kemanusiaan ini di tengah kondisi lingkungan yang sedang tidak bersahabat. Menurutnya, pembagian masker merupakan salah satu ikhtiar nyata yang dapat dilakukan oleh pihak akademisi guna memberikan proteksi awal bagi saluran pernapasan masyarakat dari partikel debu dan asap kebakaran.

Abdul Hamid menegaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh BEM UNIVSM bersama Ormawa adalah bukti konkret kepekaan dan tanggung jawab moral kaum muda terdidik terhadap dinamika daerah. Ia pun turut memanjatkan harapan agar daerah yang akrab disapa Banua Sanggam tersebut dapat segera pulih dan terbebas dari ancaman kabut asap yang mengganggu mobilitas harian warga.

Bentuk Nyata Tanggung Jawab Sosial Mahasiswa

Pada kesempatan yang sama, Presiden Mahasiswa (Presma) UNIVSM, Abdullah, menjelaskan latar belakang pelaksanaan aksi pembagian masker gratis ini. Ia menuturkan bahwa inisiatif tersebut murni lahir dari kepedulian mendalam serta rasa tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat Balangan yang terdampak langsung oleh penurunan mutu udara.

Abdullah menambahkan, mahasiswa berupaya hadir secara langsung di tengah denyut kehidupan warga untuk memberikan manfaat nyata, kendati tindakan yang dilakukan berupa pembagian masker yang tampak sederhana. Upaya ini diyakini mampu menekan risiko paparan asap pekat saat masyarakat berinteraksi dan bekerja di luar rumah.

Selain membagikan ribuan masker, Presma UNIVSM turut menyerukan pesan kewaspadaan kepada segenap elemen masyarakat. Pihaknya mengimbau warga untuk memprioritaskan penjagaan kesehatan fisik, memperhatikan kondisi pernapasan anggota keluarga, serta memelihara semangat saling tolong-menolong di tengah kondisi udara yang tercemar.

Dorongan untuk Penanganan Kabut Asap yang Berkelanjutan

Mahasiswa UNIVSM juga menaruh harapan besar agar langkah mitigasi dan penanggulangan kabut asap di Kabupaten Balangan terus diperkuat oleh seluruh pihak terkait. Dengan penanganan yang intensif dan berkesinambungan, kondisi kualitas udara diharapkan dapat segera membaik seperti sedia kala, sehingga masyarakat dapat kembali bernapas lega dan beraktivitas dengan aman tanpa diselimuti kekhawatiran gangguan kesehatan.

Aksi pembagian masker ini menjadi catatan penting bagaimana kepedulian sosial dan lingkungan dapat diwujudkan secara kolaboratif oleh kalangan mahasiswa. Kehadiran para pemuda di garis depan penanganan dampak kabut asap di Balangan menegaskan kembali fungsi mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan di tingkat lokal.