Kalselinside.com — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menyelenggarakan kegiatan ceramah keagamaan sekaligus pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan staf di lingkungannya. Kegiatan rohani yang dilaksanakan pada Senin pagi ini bertujuan untuk memperkuat fondasi keimanan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja para pegawai dalam melayani masyarakat.
Apresiasi dari Sekretaris DPRD Kalsel
Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan rutin ini. Menurutnya, pembinaan mental spiritual sangat krusial di tengah padatnya aktivitas kedinasan sehari-hari. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kesegaran batin dan motivasi baru bagi para pegawai agar dapat menjalankan tugas dengan integritas tinggi.
Muhammad Jaini juga berharap agar seluruh jajaran staf di Sekretariat DPRD Kalsel tidak pernah berhenti belajar. Peningkatan kompetensi kerja harus berjalan beriringan dengan pendalaman pemahaman nilai-nilai keagamaan. Keseimbangan antara profesionalisme kerja dan kematangan spiritual dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berdedikasi.
Pentingnya Integrasi Ilmu Tauhid dan Syariat
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai penceramah adalah Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Drs. Muhammad Husyin, M.Ag. Dalam tausiyahnya, ia menyoroti pentingnya integrasi ilmu dalam kehidupan seorang Muslim. Husyin menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, tidak ada pemisahan atau dikotomi antara pencarian ilmu akhirat dan ilmu pengetahuan umum demi kemaslahatan dunia.
Menurut Muhammad Husyin, menuntut ilmu merupakan kewajiban yang berlangsung seumur hidup bagi setiap Muslim. Kewajiban ini tidak hanya akan mengangkat derajat seseorang di hadapan Allah SWT, tetapi juga di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia membagi fokus keilmuan yang harus dipelajari menjadi dua pilar utama, yaitu ilmu tauhid untuk menjaga akidah dan ilmu syariat untuk memandu ibadah sehari-hari.
Penerapan ilmu tauhid yang benar akan menghindarkan seseorang dari salah berakidah, sementara pemahaman syariat yang kuat memastikan seluruh ibadah dan muamalah (hubungan antarmanusia) dinilai sah di mata Allah SWT. Melalui ceramah ini, Sekretariat DPRD Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan karakter ASN yang berakhlak mulia dan profesional dalam menjalankan roda pemerintahan.


