Kalselinside.com — Kontingen Indonesia berhasil menambah perolehan medali emas pada gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ke-12, Rabu (30/9) waktu setempat. Kemenangan membanggakan ini datang dari cabang olahraga panjat tebing nomor speed putri melalui penampilan gemilang atlet andalan Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Pada partai puncak perebutan medali emas, Desak Made tampil sebagai pemanjat tercepat dengan catatan waktu 6,062 detik. Persaingan berlangsung sangat ketat karena Desak Made hanya unggul tipis 0,002 detik atas wakil China, Li Juan Deng, yang harus puas menyabet medali perak dengan waktu 6,064 detik. Di sisi lain, podium ketiga dan medali perunggu diamankan oleh atlet asal Korea Selatan, Jeong Jimin, yang finis dengan torehan waktu 6,18 detik.
Kronologi Perjalanan Desak Made Menuju Podium Tertinggi
Langkah Desak Made menuju tangga juara sudah dipersiapkan secara matang sejak babak kualifikasi yang berlangsung pada Selasa (29/9). Pada sesi penyisihan tersebut, Desak Made membukukan peringkat ketiga lewat torehan waktu terbaik 6,29 detik setelah menyelesaikan empat kali pemanjatan di empat jalur dinding panjat yang berbeda.
Memasuki fase gugur di babak perempat final, atlet putri Indonesia ini ditempatkan di heat empat. Desak Made bersaing ketat melawan tiga pemanjat lainnya, yaitu Tamara Ulzhabayena asal Kazakhstan, Hanareum Sung asal Korea Selatan, serta Jeanette Frances Koh wakil dari Singapura. Dalam heat tersebut, Desak Made kembali mengamankan posisi terdepan dengan waktu 6,39 detik sekaligus memastikan tiket menuju babak semifinal.
Konsistensi performa Desak Made berlanjut pada putaran empat besar. Desak Made membuktikan kecepatannya dengan mengukir waktu 6,36 detik untuk menjadi yang tercepat di heat semifinal. Hasil impresif ini mengantarkannya melenggang ke partai final sebelum akhirnya sukses mengunci medali emas bagi Merah Putih.
Peluang Tambahan Medali dari Voli Pantai dan Esport MLBB
Hasil positif kontingen Indonesia pada hari yang sama juga lahir dari cabang olahraga voli pantai. Pasangan duet Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi berhasil menembus babak semifinal setelah menundukkan pasangan kuat asal China, Song Jinyang dan Wang Yanwei. Bertanding di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Bintang dan Sofyan menang lewat pertarungan dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-18.
Kemenangan tersebut membawa duet Bintang dan Sofyan melaju ke babak semifinal untuk menantang pasangan tuan rumah Jepang, Kota Kurosawa dan Taito Mizumachi. Pertandingan penentuan menuju final ini dijadwalkan berlangsung di venue yang sama, Hekinan Ryokuchi Beach Court, pada Kamis (1/10) pukul 15.00 waktu setempat.
Sementara itu, kabar gembira lainnya datang dari arena esport. Tim nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia dipastikan melangkah ke partai grand final Asian Games 2026. Kepastian tersebut diraih setelah skuad Merah Putih menaklukkan perlawanan Mongolia dengan kemenangan telak 2-0 pada babak semifinal yang digelar di Aichi Sky Hall, Nagoya, Jepang.
Kemenangan tanpa balas di semifinal ini memastikan timnas MLBB Indonesia minimal mengamankan medali perak. Namun, peluang emas tetap terbuka lebar saat mereka bersiap menghadapi Myanmar pada partai puncak perebutan gelar juara.
Klasemen Sementara Kontingen Indonesia di Asian Games
Tambahan medali emas dari Desak Made Rita Kusuma Dewi membawa Kontingen Indonesia naik ke peringkat 13 dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2025. Hingga rangkaian kompetisi hari ke-12 berakhir, Indonesia telah mengumpulkan total 31 medali yang terdiri dari empat medali emas, tujuh medali perak, dan 20 medali perunggu.
Keberhasilan panjat tebing serta potensi medali dari voli pantai dan cabang esport ini menjadi momentum positif bagi Kontingen Indonesia untuk terus menambah pundi-pundi medali sebelum seluruh rangkaian pesta olahraga Asia tersebut resmi ditutup.


