Kalselinside.com — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia pengelola objek wisata melalui pelatihan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan destinasi wisata di daerah tersebut berjalan secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
Keberadaan Pokdarwis bersama masyarakat sekitar dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam industri pelancongan daerah. Sebagai garda terdepan dalam pengembangan sektor pariwisata, anggota kelompok ini berinteraksi langsung dengan para pengunjung serta bertanggung jawab menjaga daya tarik lingkungan sekitar, termasuk dalam mendukung pengembangan kawasan Geopark Meratus yang menjadi salah satu situs unggulan di Kalimantan Selatan.
Pergeseran Tren dan Kebutuhan Wisatawan Modern
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Gt. M. Yosalvina Yovani, menjelaskan bahwa sektor pariwisata telah berkembang menjadi salah satu pilar penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Namun, dinamika industri saat ini menuntut penyesuaian yang cepat dari para pengelola di lapangan.
Di tengah persaingan destinasi yang semakin ketat, preferensi wisatawan telah mengalami pergeseran mendasar. Wisatawan masa kini tidak lagi sekadar mencari destinasi yang memiliki pemandangan indah atau sekadar tempat yang sudah terkenal. Lebih dari itu, mereka menginginkan pengalaman berkesan, nilai makna, serta cerita otentik dari lokasi yang dikunjungi.
Para pelancong ingin mengenal lebih dekat latar belakang sejarah, kebudayaan, tradisi lokal, hingga pola kehidupan masyarakat setempat. Oleh sebab itu, tata kelola destinasi yang baik harus mampu mengangkat nilai-nilai lokal sekaligus membangun ikatan emosional antara wisatawan dan warga setempat.
Yosalvina menambahkan bahwa pengelolaan destinasi yang matang akan memberikan nilai tambah bagi daerah. Ketika masyarakat mampu menyajikan kisah sejarah dan budaya secara otentik, daya tarik wisata tidak lagi hanya terletak pada aspek fisik semata, melainkan pada keutuhan pengalaman yang dirasakan oleh para pengunjung.
Materi Pelatihan dan Penguatan Inovasi Digital
Untuk menjawab tantangan pergeseran tren tersebut, Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan memberikan pembekalan komprehensif kepada para peserta pelatihan di Banjarbaru. Pembekalan ini dirancang untuk melengkapi Pokdarwis dengan keterampilan dasar hingga kemampuan beradaptasi dengan teknologi modern.
Beberapa fokus materi utama yang disampaikan dalam program peningkatan kapasitas ini meliputi:
- Dasar-dasar Kepariwisataan: Pemahaman menyeluruh mengenai prinsip dasar pengelolaan kawasan wisata yang ramah dan berkelanjutan.
- Pelayanan Prima: Penerapan standar pelayanan terbaik guna memberikan kenyamanan, kesan positif, dan rasa aman bagi setiap pengunjung.
- Pelestarian Lingkungan: Upaya menjaga kebersihan, kelestarian alam, serta keseimbangan ekosistem lingkungan di sekitar lokasi objek wisata.
- Strategi Promosi dan Pengemasan Inovasi Digital: Teknik menyajikan dan mengemas potensi wisata daerah secara menarik berbasis teknologi serta platform digital.
Membangun Sinergi dan Jejaring Antarpengelola
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum pelatihan ini secara optimal. Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang berdiskusi dan bertukar ide-ide kreatif antarpengelola destinasi.
Melalui interaksi langsung dengan narasumber berpengalaman dan sesama pengelola wisata dari berbagai kawasan, Pokdarwis diharapkan mampu memperluas wawasan serta memperkuat jejaring kerja sama daerah. Sinergi yang terbangun antarwilayah ini diyakini akan mempercepat kemajuan sektor pariwisata di Kalimantan Selatan secara merata dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, Pokdarwis, dan masyarakat setempat, sektor pariwisata Kalimantan Selatan siap memberikan dampak ekonomi yang nyata sekaligus memperkuat posisi Geopark Meratus di kancah pariwisata.


