Kalselinside.com — Inovasi di bidang teknologi otomotif ramah lingkungan terus didorong melalui kolaborasi strategis antara sektor industri dan dunia pendidikan. PT Adaro Indonesia, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), memperkuat dukungannya terhadap Wasaka Team Car dari Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kalimantan Selatan. Kerja sama yang telah terjalin selama tiga tahun ini bertujuan untuk menciptakan prototipe mobil hemat energi yang efisien dan berkelanjutan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dukungan tersebut tidak hanya berfokus pada persiapan kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat. CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menyatakan bahwa kebanggaan tersendiri bagi daerah jika karya anak banua dapat diaplikasikan secara luas dalam kehidupan sehari-hari, melampaui sekadar ajang adu kecepatan atau efisiensi di arena perlombaan.

Rekam Jejak Prestasi dan Inovasi

Wasaka Team Car telah membuktikan eksistensinya melalui berbagai ajang bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tim yang terdiri dari mahasiswa dan dosen ini berfokus pada pengembangan kendaraan yang mengedepankan efisiensi bahan bakar serta penggunaan energi listrik. Pada tahun 2025, tim ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Nasional kategori Urban Concept Kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline di Sirkuit Carnaval Ancol, Jakarta. Selain itu, mereka juga menyabet Juara 1 untuk kategori Most Interesting Livery di Universitas Jember pada tahun yang sama.

Tahun ini, komitmen inovasi tersebut berlanjut dengan partisipasi mereka dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE). Wasaka Team Car tengah mengembangkan kendaraan dengan bahan bakar Bensin Sawit (Bensa), yang menjadi salah satu solusi alternatif energi terbarukan di Indonesia. Langkah ini menjadi cerminan nyata dari upaya integrasi ilmu teknik mesin dengan kebutuhan energi nasional yang lebih bersih dan efisien.

Langkah Implementasi Nyata

Tidak berhenti pada prototipe untuk perlombaan, pihak universitas kini mulai melangkah ke tahap implementasi praktis. Dekan Fakultas Teknik ULM, Prof. Ifan, menegaskan komitmennya untuk menguji coba teknologi mobil hemat energi ini di lingkungan kampus. Rencananya, dalam waktu dekat, teknologi tersebut akan diterapkan pada salah satu mobil operasional di lingkup Fakultas Teknik ULM sebagai langkah awal pemanfaatan inovasi karya mahasiswa secara mandiri.

Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perkembangan riset teknologi di Kalimantan Selatan. Dengan sinergi antara dukungan dana dari industri dan riset akademis yang kuat, mobil hemat energi karya anak banua ini berpotensi memberikan kontribusi jangka panjang dalam pengurangan konsumsi energi nasional sekaligus meningkatkan kemandirian teknologi otomotif dalam negeri.