Kalselinside.com — Pengurus Daerah Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi berpartisipasi dalam Kongres ke-27 yang diselenggarakan di Mamuju, Sulawesi Barat. Pertemuan tingkat nasional ini menjadi ajang strategis bagi pengurus daerah untuk merumuskan arah pengembangan olahraga bridge di tanah air, sekaligus memperkuat koordinasi antarprovinsi demi meningkatkan prestasi para atlet di masa depan.
Acara pembukaan kongres tersebut berlangsung di Gedung Marasa Corner, kawasan Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat, pada hari Ahad. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Suratmin Amir yang mewakili Ketua Umum PB KONI Pusat. Kehadiran delegasi dari Kalimantan Selatan, yang diwakili langsung oleh Ketua Umum Pengda GABSI Kalsel Athaillah Hasbi serta Sekretaris H Heri Maulana, menunjukkan komitmen kuat daerah dalam mendukung agenda organisasi skala nasional.
Arah Pembinaan Atlet dan Persiapan PON
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PB KONI, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyampaikan pesan penting mengenai perlunya akselerasi pembinaan atlet bridge, baik di tingkat daerah maupun nasional. Fokus utama pembinaan ini bertujuan agar cabang olahraga bridge mampu mencetak prestasi yang membanggakan di berbagai kompetisi bergengsi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Terkait persiapan ajang multi-cabang olahraga nasional, PB GABSI menginformasikan bahwa cabang olahraga bridge akan mempertandingkan 12 nomor pada perhelatan PON mendatang. Penyelenggaraan PON sendiri dijadwalkan akan mengambil tempat di dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi ini menjadi krusial bagi seluruh Pengda GABSI untuk segera memetakan kesiapan atlet mereka.
Hasil Kongres dan Kepemimpinan Baru
Kongres ke-27 GABSI yang dilaksanakan pada 20-21 September 2026 ini diikuti oleh 22 Pengda dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Puncak dari rangkaian acara kongres adalah terpilihnya ketua umum baru secara aklamasi, yakni Komjen Pol P Verdianto Iskandar Benicaca. Sosok yang memiliki latar belakang kepolisian dan lama bertugas di kesatuan Brimob ini diharapkan mampu membawa angin segar serta inovasi bagi kemajuan olahraga bridge di Indonesia.
Keikutsertaan delegasi Kalimantan Selatan dalam kongres ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet di daerah. Dengan adanya arahan baru dari pimpinan pusat dan kepastian nomor pertandingan di PON mendatang, Pengda GABSI Kalsel kini memiliki acuan yang lebih jelas untuk menyusun program kerja jangka pendek maupun jangka panjang demi meraih hasil maksimal di ajang nasional.


