Kalselinside.com — Potensi sektor pertanian di wilayah Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), menunjukkan perkembangan yang menjanjikan melalui keberhasilan budidaya semangka varietas AMARA F1. Keberhasilan ini dirayakan secara meriah dalam acara Semarak Panen Raya yang diselenggarakan di Pelab Pelabuhan Daha Selatan, yang dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan panen raya ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan bukti nyata sinergi antara Pemerintah Daerah HSS, PT East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah), pemerintah kecamatan, desa, serta kelompok tani di wilayah tersebut. Semangka AMARA F1 dipilih karena karakteristiknya yang unggul, seperti rasa yang manis, tekstur buah yang padat, serta ukuran yang besar, sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran.

Potensi Ekonomi dan Keunggulan Varietas AMARA F1

Budidaya semangka AMARA F1 di Daha memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi petani lokal. Menurut Bupati HSS, komoditas ini menjadi sumber pendapatan alternatif yang sangat menjanjikan, terutama bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan saat musim penghujan tiba. Dengan masa tanam yang relatif singkat, yakni sekitar 75 hari, petani dapat mengoptimalkan lahan pasang surut di wilayah Negara dan Daha saat musim kemarau.

Secara finansial, budidaya ini dinilai sangat menguntungkan. Data menunjukkan bahwa dengan estimasi modal sekitar Rp200 juta, petani mampu menghasilkan nilai penjualan hingga Rp450 juta, memberikan potensi keuntungan mencapai Rp250 juta. Keunggulan varietas ini terletak pada ketahanannya, kemudahannya untuk berbuah dan dipolinasi, serta buah yang tidak mudah pecah, menjadikannya pilihan ideal untuk kondisi lahan di wilayah tersebut.

Distribusi Hasil Panen dan Dukungan Pemerintah

Kesuksesan budidaya semangka di Daha telah melampaui kebutuhan pasar lokal. Saat ini, hasil panen AMARA F1 dari Daha telah berhasil menembus pasar luar daerah, termasuk didistribusikan ke wilayah Jawa, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Timur. Pencapaian ini membuktikan bahwa kualitas produk pertanian daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Selain merayakan panen, acara tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti lomba karnaval perahu hias yang memamerkan hasil panen semangka dan lomba bobot buah. Rasyid keluar sebagai pemenang dalam kategori lomba bobot buah dengan hasil panen mencapai 14 kilogram. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu dengan penyerahan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) bagi 60 kepala keluarga yang tersebar di Desa Baruh Jaya, Desa Sungai Mandala, dan Desa Mandala Murung Mesjid.

Harapan untuk Keberlanjutan Pertanian

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui pendampingan dari penyuluh dan kolaborasi dengan pihak swasta, diharapkan budidaya semangka ini dapat terus berkelanjutan dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Daha secara menyeluruh. Sinergi yang terbangun saat ini diharapkan menjadi model pengembangan komoditas pertanian lainnya di masa depan guna memastikan ketahanan pangan dan ekonomi daerah tetap terjaga dengan baik.