Kalselinside.com — RSUD Daha Sejahtera, yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), kini tengah mengintensifkan berbagai persiapan menjelang proses akreditasi rumah sakit. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan medis dan operasional telah memenuhi standar yang ditetapkan demi memberikan perlindungan serta kenyamanan maksimal bagi masyarakat di wilayah Daha.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten HSS mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tahun 2026 yang berlangsung di Banjarbaru. Pertemuan ini menjadi forum krusial untuk memetakan kesiapan rumah sakit sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan sebelum penilaian resmi dilaksanakan pada 13 hingga 15 Oktober 2026 mendatang.

Evaluasi Menyeluruh untuk Kualitas Layanan

Direktur RSUD Daha Sejahtera, Hj. Masliani, menjelaskan bahwa monev ini tidak hanya fokus pada kelengkapan administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk membahas peningkatan mutu secara komprehensif. Dalam kesempatan tersebut, pihak manajemen rumah sakit memaparkan kondisi terkini, termasuk tantangan terkait sumber daya manusia (SDM) yang saat ini terdiri dari 204 karyawan.

“Persiapan akreditasi merupakan pekerjaan bersama seluruh unsur rumah sakit, dan hasil monev ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan,” ujar Wakil Bupati HSS, H Suriani.

Selain menyoroti SDM, manajemen juga mengangkat isu krusial mengenai kesejahteraan pegawai. Usulan peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) menjadi salah satu poin yang disampaikan agar motivasi staf dalam memberikan pelayanan tetap terjaga dengan optimal. Di sisi lain, kendala operasional seperti proses klaim BPJS Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang belum terealisasi secara penuh juga menjadi catatan penting yang perlu segera diselesaikan.

Pemenuhan Kebutuhan Tenaga Medis Spesialis

Salah satu fokus utama dalam persiapan akreditasi ini adalah pemenuhan tenaga medis. Masliani menegaskan bahwa ketersediaan dokter spesialis sangat vital bagi operasional rumah sakit. Penambahan jumlah tenaga medis dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk menunjang kelancaran pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat daerah.

Menanggapi berbagai kendala tersebut, Wakil Bupati HSS, H Suriani, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan RSUD Daha Sejahtera. Mengingat peran strategis rumah sakit tersebut bagi warga Daha, setiap poin evaluasi, mulai dari permasalahan SDM, kesejahteraan pegawai, hingga kendala pembiayaan JKN, akan dibahas lebih lanjut bersama Bupati HSS untuk mencari solusi kebijakan yang tepat.

Harapan untuk Pelayanan yang Lebih Baik

Kegiatan monev ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Inspektur Daerah HSS, perwakilan dari RSUD Brigjend H. Hasan Basry, Kepala BKPSDM, serta jajaran terkait lainnya. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat pembenahan internal di rumah sakit.

Secara keseluruhan, rangkaian evaluasi ini mencerminkan upaya serius Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Dengan melakukan perbaikan berkelanjutan sebelum jadwal akreditasi tiba, RSUD Daha Sejahtera diharapkan dapat bertransformasi menjadi institusi kesehatan yang lebih profesional, akuntabel, dan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat akan layanan kesehatan yang prima di masa depan.

Reporter / Penulis: Viona Salsabila  |  Editor: masruroh