Kalselinside.com — DPRD Kota Banjarmasin secara resmi menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari jadi ke-500 tahun kota tersebut pada tahun 2026. Agenda penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, dengan didampingi jajaran pimpinan dewan lainnya. Pertemuan formal ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Wakil Wali Kota Ananda, serta jajaran Forkopimda, kepala SKPD, camat, lurah, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peringatan setengah abad perjalanan Kota Banjarmasin ini menjadi momen refleksi mendalam bagi seluruh pemangku kepentingan. Ketua DPRD Rikval Fachruri menegaskan bahwa perjalanan panjang sejak 1526 hingga 2026 telah membentuk identitas kota yang sangat kuat. Banjarmasin yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai ini tumbuh dari akar sejarah perdagangan, budaya Banjar, serta nilai-nilai agama yang dijunjung tinggi oleh masyarakatnya selama berabad-abad.

Refleksi Perjalanan dan Makna Lima Abad Kota Banjarmasin

Dalam pidatonya, Rikval menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membangun kota dari generasi ke generasi. Menurutnya, kemajuan Banjarmasin saat ini bukan merupakan hasil kerja satu pihak saja, melainkan gabungan dari keringat para pendahulu, doa para ulama, perjuangan pemimpin masa lalu, hingga dedikasi tenaga kesehatan, petugas kebersihan, serta pedagang yang menjadi penggerak ekonomi kota.

Tema peringatan kali ini, yaitu “Lima abad kami kawal gawi sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”, dipilih untuk menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengawal pembangunan. Fokus utama pemerintah kota ke depan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kesejahteraan sosial, rasa aman, serta kedamaian bagi seluruh warga. Harapannya, hasil pembangunan ini dapat diwariskan dengan baik kepada generasi mendatang.

Keputusan Menggelar Perayaan Secara Sederhana

Berbeda dengan perayaan hari jadi pada tahun-tahun sebelumnya, DPRD dan Pemerintah Kota Banjarmasin memutuskan untuk menyelenggarakan rangkaian peringatan tahun ini secara lebih sederhana. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati mendalam terhadap berbagai musibah yang sedang dihadapi masyarakat, termasuk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kemarau panjang, serta krisis air bersih.

Selain faktor lingkungan, suasana duka juga menyelimuti kota akibat tragedi tenggelamnya KM Virgo Transpot 8 yang menelan banyak korban jiwa. Ketua DPRD menekankan bahwa penyederhanaan perayaan ini tidak akan mengurangi makna peringatan maupun kualitas pelayanan publik. Langkah ini dianggap tepat untuk menunjukkan solidaritas pemerintah terhadap penderitaan warga yang terdampak bencana.

Komitmen Legislatif Terhadap Pembangunan Masa Depan

Ke depan, DPRD Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas. Pengawasan ketat akan terus dilakukan terhadap setiap program pembangunan yang dijalankan, memastikan bahwa setiap kebijakan memiliki dampak nyata bagi kemajuan kota dan kualitas hidup warga.

Melalui semangat kebersamaan yang terpatri dalam tema hari jadi tahun ini, diharapkan Banjarmasin mampu bangkit dari segala tantangan yang ada. Pemerintah kota dan jajaran legislatif sepakat bahwa kemajuan sejati hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bersatu padu, saling mendukung, dan tetap menjaga warisan budaya serta nilai-nilai luhur yang telah menjadi fondasi kota sejak lima abad silam.