Kalselinside.com — Sebanyak 357 peserta dari delapan kecamatan di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, secara resmi memulai kompetisi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-19. Kegiatan keagamaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Oktober 2026 ini, dipusatkan di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajang tahunan ini tidak hanya sekadar perlombaan untuk mencari juara, melainkan menjadi momentum penting dalam syiar agama Islam serta upaya pembinaan berkelanjutan bagi para qari, qariah, hafiz, dan hafizah di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen penuh mendukung kegiatan ini, termasuk memastikan dana hibah bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) tetap berjalan meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Komitmen Pemerintah Daerah terhadap Pendidikan Agama

Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menempatkan kegiatan keagamaan sebagai prioritas utama. Meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran dan pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat, alokasi dana untuk LPTQ tetap dipertahankan guna menjamin kelangsungan pembinaan peserta.

“Pemerintah daerah tetap mempertahankan hibah bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Balangan agar pembinaan terhadap peserta dapat terus berjalan,” ujar Bupati Balangan, H. Abdul Hadi.

Keberhasilan Balangan dalam meningkatkan peringkat pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026, yakni naik ke posisi keempat dari posisi kelima pada tahun sebelumnya, menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan yang dilakukan. Bupati berharap capaian ini menjadi modal berharga bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Teknis Pelaksanaan dan Dukungan Sektor Swasta

Camat Juai, Nanang Edward, selaku Ketua Panitia Pelaksana melaporkan bahwa terdapat 28 cabang lomba yang disiapkan untuk menguji kemampuan para kafilah. Seluruh peserta merupakan perwakilan dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan. Pelaksanaan ajang ini didukung penuh melalui dana hibah APBD Kabupaten Balangan tahun 2026 dengan nilai total Rp1,5 miliar.

Selain dukungan dari pemerintah daerah, kesuksesan perhelatan ini juga berkat kolaborasi dengan berbagai pihak swasta. Sejumlah instansi yang turut berkontribusi di antaranya PT Adaro Indonesia, Bank Kalsel, Bank Rakyat Indonesia, serta Bank Perekonomian Rakyat Balangan. Sinergi ini menunjukkan betapa besarnya perhatian berbagai pihak terhadap pengembangan potensi generasi muda dalam bidang keagamaan.

Harapan untuk Masa Depan

Kepala Kantor Kementerian Agama Balangan, Hj. Nahdiyatul Husna, menambahkan bahwa MTQ ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang nantinya siap menjadi perwakilan daerah di tingkat provinsi. Terlebih, Kabupaten Hulu Sungai Utara telah ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi pada tahun 2027 mendatang.

Para peserta diminta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, tujuan utama kegiatan ini adalah agar para peserta mampu mengamalkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pembinaan yang konsisten, diharapkan Balangan terus melahirkan kader Qurani yang berakhlakul karimah serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas di masa depan.