Kalselinside.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali merekatkan tali persatuan. Di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, ajakan untuk memperkuat komitmen kebangsaan ini disuarakan secara lantang guna memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup di tengah keberagaman masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru, Suwanti, mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya untuk menjadikan peringatan bersejarah ini sebagai pengikat ikrar bersama. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keutuhan bangsa serta memastikan pembangunan daerah dapat berjalan dengan harmonis dan berkelanjutan.

Menjaga Keberagaman Lewat Nilai Pancasila

Himbauan tersebut disampaikan oleh Suwanti setelah dirinya memimpin pembacaan ikrar peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Upacara khidmat ini dilangsungkan di halaman kantor Bupati Kotabaru yang berlokasi di komplek perkantoran Sebelimbingan, Kotabaru, Kalimantan Selatan pada hari Kamis. Kehadiran berbagai elemen dalam upacara tersebut menegaskan kembali komitmen daerah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Alhamdulillah peringatan Hari Kesaktian Pancasila telah selesai dilaksanakan, mari kita jadikan sebagai momen untuk memperkuat persatuan demi keutuhan bangsa,” kata Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti.

Menurut Suwanti, keberagaman yang dimiliki oleh Kabupaten Kotabaru bukanlah sebuah kelemahan, melainkan sebuah kekuatan besar. Namun, kekuatan tersebut hanya dapat dipertahankan jika seluruh warga aktif merawatnya melalui pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami sejarah perjuangan bangsa adalah langkah penting yang harus dilakukan oleh setiap anak bangsa. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan semangat nasionalisme, serta menjaga komitmen bersama untuk tetap menjunjung tinggi Pancasila di tengah tantangan zaman saat ini.

Pancasila sebagai Pedoman Kebijakan Publik dan Pembangunan

Lebih lanjut, Suwanti menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar dipahami secara teoretis sebagai dasar negara. Nilai-nilai di dalamnya harus diwujudkan secara nyata melalui tindakan konkret di lapangan, seperti sikap saling menghargai, gotong royong, menjaga kebersamaan, serta mempererat persatuan dan kesatuan antarwarga.

Dalam konteks pemerintahan daerah di Kalimantan Selatan, Pancasila juga memegang peranan vital sebagai pedoman utama. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dasar tidak hanya dalam interaksi sosial sehari-hari, tetapi juga dalam setiap proses perumusan dan pembentukan kebijakan publik di Kabupaten Kotabaru agar selaras dengan keadilan sosial.

Sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat ini juga menjadi motor penggerak utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. Dengan fondasi sosial yang kuat, program-program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang maksimal dan merata bagi seluruh warga Kotabaru.

“Ini menunjukkan bahwa Pancasila menjadi benteng utama dalam melindungi bangsa ini dari pengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” pungkas Suwanti.

Dengan menjadikan Pancasila sebagai benteng ideologis dan pedoman hidup, masyarakat Kotabaru diharapkan dapat terus hidup berdampingan dengan damai sekaligus menangkal berbagai potensi ancaman luar yang dapat merusak persatuan bangsa.