Kalselinside.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, secara konsisten memprioritaskan pembangunan infrastruktur pelabuhan sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat konektivitas regional. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik semakin optimal sekaligus memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Kotabaru, H. Muh. Rusli, menekankan bahwa pengembangan pelabuhan bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian vital dari upaya pemerintah dalam membuka aksesibilitas yang lebih luas bagi masyarakat. Peningkatan kualitas infrastruktur ini diharapkan dapat memangkas hambatan geografis yang selama ini menjadi tantangan dalam distribusi logistik dan pergerakan warga antarwilayah.

Manfaat Ekonomi dan Mobilitas Masyarakat

Pembangunan pelabuhan ini diproyeksikan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Kotabaru. Dengan adanya fasilitas pelabuhan yang lebih memadai, mobilitas penduduk serta arus barang akan menjadi jauh lebih lancar dan efisien. Hal ini menjadi kunci penting untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi daerah, terutama di sektor-sektor yang sangat bergantung pada akses transportasi laut.

“Kami ingin pembangunan pelabuhan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kotabaru, khususnya dalam meningkatkan konektivitas, mempermudah mobilitas orang dan barang, serta menopang kegiatan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kotabaru, H. Muh. Rusli.

Selain fokus pada kemudahan akses, pemerintah daerah juga memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan perencanaan yang matang. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama, termasuk keterlibatan aktif dari instansi yang memiliki otoritas terkait konservasi dan lingkungan hidup. Upaya ini dilakukan agar proyek pembangunan tetap berjalan beriringan dengan komitmen pelestarian alam.

Sinergi dengan BKSDA untuk Keberlanjutan Lingkungan

Dalam kunjungannya ke kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan di Banjarbaru pada Selasa, 22 September 2026, Bupati Kotabaru menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan. Konsultasi dengan pihak BKSDA dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rencana pembangunan pelabuhan, termasuk rencana pembangunan akses jalan menuju dermaga feri, telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala BKSDA, Agus Ngurah Krisna K., dalam surat tertanggal 17 September 2026, menyambut baik langkah sinergi ini. Koordinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BKSDA. Dengan demikian, rencana pembangunan pelabuhan dapat disusun secara komprehensif, tetap memenuhi aspek teknis operasional, namun di sisi lain tetap menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan konservasi di sekitar lokasi pembangunan.

Langkah proaktif pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata keseriusan dalam menata infrastruktur secara berkelanjutan. Harapannya, integrasi antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat tercapai, sehingga manfaat dari pembangunan pelabuhan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang di Kotabaru.

Reporter / Penulis: Lutfiah Rahmah  |  Editor: Budi Santoso
Sumber: Dihimpun dari Berbagai Sumber