Kalselinside.com — Rutinitas kehidupan sehari-hari sering kali membuat seseorang tanpa sadar melakukan kesalahan atau dosa kecil. Menanggapi hal tersebut, Guru Haji Mansyah dalam sebuah tausyiah di Masjid Assa’adah, Komplek Beruntung Jaya, Banjarmasin, menekankan pentingnya bagi setiap Muslim untuk senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung usai Shalat Subuh pada hari Ahad tersebut juga menyoroti pentingnya sikap syukur atas segala ketetapan takdir. Menurutnya, setiap peristiwa yang dialami manusia mengandung hikmah mendalam, baik untuk kepentingan kehidupan di dunia maupun bekal di akhirat kelak.

“Sebaik-baik seorang Muslim adalah mereka yang senantiasa bertaubat, karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah lepas dari dosa atau kesalahan kecil yang mungkin tidak disadari,” ujar Guru Haji Mansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Mansyah mengulas kajian mengenai sifat Nafsiyah yang menjadi bagian dari Sifat 20 atau tarekat Asy’ariah. Fokus utamanya adalah memahami sifat Wujud yang bermakna bahwa Allah SWT benar-benar ada secara nyata dengan sendirinya. Keberadaan Allah tidak diciptakan oleh pihak lain, tidak didahului oleh ketiadaan, serta tidak bergantung pada sebab-sebab apa pun.

Pentingnya Memahami Sifat Wajib Allah

Guru Mansyah menjelaskan bahwa keberadaan alam semesta beserta isinya merupakan bukti nyata dari sifat Nafsiyah tersebut. Dalam ilmu tauhid, sifat ini dianggap sebagai fondasi utama sebelum seorang Muslim mempelajari sifat-sifat lainnya, seperti sifat Salbiyah, Ma’ani, dan Ma’nawiyah.

Pemahaman yang benar terhadap sifat-sifat Allah sangat krusial bagi umat Islam. Dengan mengenal Tuhan secara tepat, seseorang dapat terhindar dari kekeliruan dalam bertauhid maupun menjalankan syariat Islam. Beliau menegaskan bahwa pengenalan terhadap sifat-sifat Allah harus menjadi landasan utama bagi setiap individu sebelum melaksanakan segala bentuk amal ibadah.

Melalui pemahaman yang mendalam, diharapkan setiap Muslim tidak hanya sekadar menjalankan ibadah secara rutinitas, tetapi juga memiliki kesadaran akidah yang kuat. Sikap bertaubat yang dibarengi dengan pengenalan sifat Allah akan membentuk karakter Muslim yang lebih tawadhu dan bersyukur dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari. Langkah ini menjadi kunci penting agar setiap perbuatan yang dilakukan di dunia tetap berada dalam koridor syariat yang benar sesuai ajaran Islam.