Kalselinside.com — Manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung menyampaikan pemaparan terkait kondisi terkini sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Penjelasan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, di ruang kerjanya pada hari Kamis.
Langkah koordinasi ini dilakukan untuk memberikan gambaran secara transparan mengenai pemulihan jaringan dan pasokan daya yang sedang diupayakan oleh pihak PLN. Pemkab Tabalong memberikan perhatian khusus pada stabilitas pasokan energi mengingat pentingnya peran listrik dalam menopang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Tahapan Pemulihan dan Jadwal Pengoperasian Pembangkit
Manager PLN ULP Tanjung, Mekka Iriyandie, mengungkapkan bahwa proses pemulihan daya terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, salah satu pembangkit telah berhasil beroperasi kembali dan pasokannya sudah masuk ke dalam sistem interkoneksi melalui PLTU PT TPI Tanjung.
Menurut Mekka, pengoperasian pembangkit pendukung lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pembangkit kedua dijadwalkan mulai masuk ke sistem pada 5 Agustus 2026, sedangkan pembangkit ketiga ditargetkan beroperasi pada 25 Agustus 2026.
Dengan masuknya seluruh pembangkit tersebut, PLN optimistis kondisi kelistrikan di Kabupaten Tabalong dapat kembali pulih secara menyeluruh. Apabila seluruh tahapan teknis berjalan sesuai rencana, normalisasi penuh diharapkan terwujud pada akhir Agustus 2026.
Imbauan PLN dan Dorongan dari Pemkab Tabalong
Di tengah proses penanganan ini, pihak PLN ULP Tanjung memohon kesabaran dan pengertian dari seluruh pelanggan. Dukungan serta pemahaman dari masyarakat sangat dibutuhkan selama masa pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.
Sementara itu, Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani berharap seluruh rangkaian pemulihan dapat berjalan lancar tanpa kendala. Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong agar penanganan masalah kelistrikan ini dapat dipercepat agar pelayanan publik dan kegiatan masyarakat dapat kembali berjalan dengan nyaman.
Penanganan yang cepat serta koordinasi yang terus terjalin antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Tabalong diharapkan dapat segera menuntaskan kendala kelistrikan ini, sehingga pasokan daya bagi seluruh warga Tabalong kembali normal dan stabil.


