Kalselinside.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menyelenggarakan pertemuan rutin yang dirangkai dengan Lomba Menghias Tas Purun. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Agung Setda, Kota Amuntai, pada hari Rabu, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP yang ke-27.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara ini melibatkan peserta perwakilan dari 20 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU. Lomba menghias kerajinan purun tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) HSU, Murniati Sahrujani, bersama segenap jajaran pengurus daerah.

Melestarikan Kearifan Lokal Melalui Kreativitas Modis

Lomba menghias tas purun ini bertujuan meningkatkan keterampilan para anggota DWP HSU sekaligus mempererat tali silaturahmi antarinstansi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis untuk mempromosikan produk anyaman purun yang dikenal sebagai kerajinan tangan ramah lingkungan khas daerah Hulu Sungai Utara.

Kerajinan tradisional purun diharapkan tidak hanya menjadi pajangan, tetapi mampu dikembangkan secara kreatif agar tampil lebih modis dan modern. Sentuhan estetika baru pada tas purun ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jualnya, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Dukungan Penuh Terhadap UMKM dan Produk Lokal

Ketua DWP HSU, Mislena Marangkir Adi Lesmana, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Ia mengingatkan para peserta agar tidak berfokus pada menang atau kalah dalam perlombaan ini, melainkan pada semangat kebersamaan dan kreativitas yang dihasilkan.

Mislena menegaskan bahwa setiap karya yang dihasilkan oleh para peserta memiliki nilai keindahan tersendiri dan tidak ada karya yang buruk. Fokus utama dari kegiatan ini adalah bagaimana anggota DWP dapat berkontribusi nyata dalam melestarikan budaya lokal melalui inovasi produk.

Harapan TP PKK HSU untuk Masa Depan Purun

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK HSU, Murniati Sahrujani, mengajak seluruh anggota DWP untuk aktif memajukan produk lokal demi mendukung visi pembangunan daerah. Ia berharap para anggota semakin mencintai produk dalam negeri dan terus mengembangkan potensi kreativitas mereka.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, kerajinan anyaman purun diharapkan dapat naik kelas dan diminati oleh pasar yang lebih luas. Melalui kolaborasi antara instansi pemerintah, organisasi wanita, dan pengrajin lokal, ekonomi kreatif di Kabupaten Hulu Sungai Utara diproyeksikan akan terus tumbuh berkelanjutan.