Kalselinside.com — Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin, yang dikelola oleh PT Pelindo Terminal Petikemas, mencatatkan capaian volume pelayanan yang signifikan hingga Agustus 2026. Tercatat sebanyak 388.823 TEUs atau setara dengan 326.308 box petikemas telah dilayani oleh terminal tersebut, mencerminkan tingginya aktivitas distribusi barang di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Angka capaian ini menjadi tolok ukur bagi manajemen terminal untuk terus melakukan evaluasi dan penguatan di berbagai sektor operasional. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan peralatan, pemenuhan kompetensi sumber daya manusia, serta perencanaan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan di lapangan tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu bagi para pengguna jasa.
Komitmen Keandalan Layanan dan Keselamatan Kerja
Pihak manajemen menyadari bahwa kelancaran arus barang di pelabuhan merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak dalam rantai pasok logistik. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dengan para pelaku usaha terus ditingkatkan untuk mengantisipasi dinamika pelayanan di lapangan yang dinamis. Evaluasi berkala pun rutin dilakukan untuk memastikan setiap kendala dapat diatasi dengan cepat.
“Volume pelayanan yang kami tangani menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan setiap proses di terminal tetap berjalan aman dan lancar. Karena itu, kesiapan peralatan, kompetensi personel, perencanaan operasional, dan koordinasi dengan pengguna jasa terus kami jaga secara beriringan,” ujar Terminal Head Terminal Petikemas Banjarmasin, Sirin Purnomo.
Dalam operasional hariannya, TPK Banjarmasin menekankan bahwa produktivitas tinggi harus selalu beriringan dengan aspek keselamatan kerja. Prosedur operasional standar diterapkan dengan ketat untuk menjaga kelancaran layanan tanpa mengabaikan faktor keselamatan bagi seluruh pekerja di area terminal. Hal ini menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pengguna jasa pelabuhan.
Dukungan Terhadap Konektivitas Logistik Daerah
Dukungan dari sisi pengguna jasa juga memberikan kontribusi positif dalam menjaga konsistensi kualitas layanan. Kepala Cabang PT Tanto Banjarmasin, Rifqi Novega Dwi Putra, menyatakan bahwa peningkatan kompetensi SDM dan kesiapan peralatan yang konsisten di TPK Banjarmasin sangat membantu kelancaran distribusi barang. Sinergi antara penyedia layanan terminal dan pengguna jasa ini dinilai krusial untuk menjaga konektivitas logistik di wilayah Kalimantan Selatan.
Melalui pendekatan penguatan kesiapan operasional dan komunikasi yang transparan, TPK Banjarmasin berkomitmen untuk terus menjadi pilar utama dalam mendukung roda ekonomi daerah. Dengan menjaga konsistensi layanan, diharapkan aktivitas logistik di Kalimantan Selatan dapat terus memberikan dampak positif bagi kegiatan ekonomi masyarakat luas serta memperkuat jaringan distribusi barang di tingkat regional hingga nasional.


