Kalselinside.com — Dua mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Kabupaten Tanah Bumbu pada Sabtu (1/8). Selain korban jiwa, satu mahasiswa lainnya berhasil selamat namun harus mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Identitas Mahasiswa Korban Kecelakaan KKN ULM

Berdasarkan informasi resmi dari pihak kampus, dua mahasiswa ULM yang menghembuskan napas terakhir dalam insiden tragis tersebut adalah:

  • Abdi Cahaya Girsang, mahasiswa dari Fakultas Kehutanan angkatan 2023.
  • Muhammad Ramadhani, mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023.

Sementara itu, korban selamat dalam peristiwa naas ini bernama M. Fahrizal Hasbi, yang merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023. Saat ini, M. Fahrizal Hasbi masih berada di bawah penanganan tim medis rumah sakit di Kabupaten Tanah Bumbu untuk proses pemulihan.

Langkah Cepat Penanganan oleh Pihak Universitas

Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, menegaskan bahwa pihak rektorat langsung mengambil langkah cepat begitu menerima kabar mengenai musibah yang menimpa para mahasiswanya. Tim internal dari ULM dengan sigap dikirimkan menuju lokasi kejadian di Kabupaten Tanah Bumbu guna membantu seluruh proses penanganan emergency.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian pimpinan perguruan tinggi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM, Dr. Muhamad Rusmin Nuryadin, S.E., M.Si., turun langsung ke lapangan. Beliau berada di Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengawal serta mendampingi secara langsung setiap tahapan penanganan korban kecelakaan.

Koordinasi Lintas Sektor dan Pemulangan Jenazah

Dalam penanganan pascakecelakaan ini, ULM terus menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan secara terpadu melibatkan pemerintah daerah setempat, jajaran manajemen rumah sakit, aparat kepolisian, serta pihak keluarga dari masing-masing mahasiswa.

Langkah sinergis ini diambil untuk memastikan proses medis bagi korban selamat serta pemulangan jenazah korban meninggal dunia dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Jenazah kedua mahasiswa ULM tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju rumah duka masing-masing yang berlokasi di Banjarbaru dan Martapura.

Kronologi Awal Kegiatan Sebelum Kejadian

Mengenai aktivitas rombongan sebelum terjadinya musibah, pihak ULM menyampaikan gambaran awal berdasarkan laporan sementara yang diterima. Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan mahasiswa yang sedang menjalankan program KKN Lingkungan Hidup tersebut sempat menghadiri undangan acara warga di Desa Bulurejo.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan bersama warga di Desa Bulurejo selesai, rombongan yang terdiri dari beberapa kendaraan berencana melanjutkan perjalanan menuju salah satu objek wisata di kawasan tersebut. Namun, peristiwa tidak terduga terjadi di tengah perjalanan.

Mengenai rincian kronologi lengkap serta penyebab pasti dari kecelakaan lalu lintas tersebut, ULM menegaskan masih menunggu hasil penyelidikan komprehensif dan keterangan resmi dari aparat kepolisian atau pihak berwenang di lokasi kejadian.

Dukungan Doa dari Sivitas Akademika

Menanggapi duka mendalam yang menyelimuti keluarga besar perguruan tinggi, pimpinan ULM mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama memberikan dukungan spiritual. Doa bersama dipanjatkan untuk kedua almarhum agar mendapat tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Selain itu, doa dan harapan terbaik juga terus dipanjatkan demi kesembuhan M. Fahrizal Hasbi agar dapat segera pulih dan melewati masa perawatan di rumah sakit dengan baik.