Kalselinside.com — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalsel di Banjarmasin pada Selasa. Rapat tersebut diselenggarakan secara khusus untuk mendiskusikan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Provinsi Kalimantan Selatan untuk tahun anggaran 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam pertemuan tersebut, pihak legislatif mendengarkan pemaparan langsung dari Kepala Dinas ESDM Kalsel mengenai pencapaian realisasi kinerja program, serta realisasi fisik dan keuangan yang telah berjalan hingga pertengahan tahun berjalan.

Evaluasi Realisasi Kinerja dan Keuangan Dinas ESDM

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, memimpin langsung jalannya rapat evaluasi dan pembahasan anggaran tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja yang berhasil diraih oleh jajaran Dinas ESDM Kalsel hingga periode pertengahan tahun ini.

Berdasarkan data resmi yang disampaikan dalam rapat per 31 Juli 2026, capaian realisasi kinerja Dinas ESDM Kalsel sebagian besar telah berada di atas angka 77 persen. Bahkan, sejumlah indikator kinerja dilaporkan telah berhasil mencapai angka 100 persen dari target yang ditetapkan.

Meski capaian kinerja tergolong tinggi, Komisi III DPRD Kalsel turut menyoroti capaian realisasi fisik dan keuangan yang masih membutuhkan percepatan. Hingga akhir Juli 2026, realisasi fisik pekerjaan baru mencatatkan angka sekitar 61 persen, sementara realisasi penyerapan anggaran atau keuangan berada di tingkat 46 persen.

Detail Usulan Anggaran Perubahan Rp1,6 Miliar Lebih

Selain mengevaluasi capaian kinerja yang sedang berjalan, rapat kerja ini juga berfokus pada pembahasan usulan anggaran tambahan pada APBD Perubahan 2026. Dinas ESDM Kalsel mengajukan usulan penambahan anggaran dengan nilai nominal mencapai lebih dari Rp1,6 miliar.

Mustaqimah, politisi dari Partai Nasdem tersebut, menegaskan pentingnya keterbukaan dan kejelasan perincian program. Pihaknya meminta Dinas ESDM Kalsel untuk segera menyusun serta menyerahkan rincian kegiatan secara menyeluruh yang menjadi dasar pengajuan alokasi dana tambahan tersebut.

Langkah penajaman rincian ini dinilai penting agar penambahan anggaran benar-benar dialokasikan secara efektif dan akuntabel. Komisi III DPRD Kalsel ingin memastikan setiap alokasi dalam APBD Perubahan dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan dampak langsung bagi pembangunan sektor energi di Kalimantan Selatan.

Harapan Pencapaian Target pada Akhir Tahun 2026

Dari hasil diskusi intensif antara anggota dewan dan jajaran instansi teknis, kesepakatan diperoleh terkait pentingnya pemetaan target yang terukur. Dinas ESDM Kalsel telah memaparkan proyeksi dan komitmen mereka untuk menyelesaikan seluruh program kerja sesuai target waktu yang telah dirancang.

Pihak DPRD Kalsel optimistis bahwa penyerapan anggaran serta penyelesaian kegiatan fisik dapat dikejar secara maksimal di sisa semester kedua tahun 2026. Dengan koordinasi yang erat dan rincian kegiatan yang matang, seluruh target kinerja, fisik, dan keuangan diharapkan dapat terealisasi secara penuh pada akhir tahun 2026 demi kemajuan daerah.