Kalselinside.com — Warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Warukin RT 4, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan kini bisa sedikit bernapas lega. Mereka baru saja menerima penyaluran bantuan sosial berupa peralatan rumah tangga, bahan makanan, serta kebutuhan pokok penting (bapokting) untuk menyambung hidup pascabencana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara sinergis oleh Kepolisian Resor (Polres) Tabalong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong dan Dinas Sosial setempat. Selain bahan pangan, petugas juga mendistribusikan pakaian layak pakai serta perlengkapan mandi guna memenuhi kebutuhan sanitasi harian para korban.

Wujud Sinergi dan Kepedulian Terhadap Sesama

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardha, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan representasi nyata dari kepedulian kepolisian dan pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Sinergitas antarinstansi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi psikologis dan fisik para korban.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga yang terdampak musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kebakaran dan memenuhi kebutuhan mereka untuk sementara waktu,” ujar Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardha.

Penyerahan bantuan darurat ini disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong Haris Fakhrozi, serta Kepala Bidang Penyuluhan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tabalong Dody Arief Priyono. Hadir pula Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufariyadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta jajaran aparat Desa Warukin.

Kerugian Akibat Kebakaran di Desa Warukin

Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Desa Warukin ini sebelumnya telah menghanguskan satu unit rumah tinggal milik Yohanes Arifin (49). Api yang berkobar dengan cepat juga sempat merambat dan merusak sebagian bangunan rumah milik warga lainnya, Parta Wijaya (30).

Berdasarkan taksiran sementara dari pihak berwenang, total kerugian materiil yang dialami oleh para korban akibat musibah kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden kebakaran yang mengejutkan warga RT 4 tersebut.

Dengan adanya bantuan cepat tanggap dari berbagai pihak ini, diharapkan beban material yang ditanggung oleh Yohanes Arifin dan Parta Wijaya dapat sedikit berkurang selama masa pemulihan. Pemerintah daerah dan pihak kepolisian pun terus mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Reporter / Penulis: Ahmad Fauzi  |  Editor: masruroh