Kalselinside.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perikanan bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotabaru sukses menggelar Lomba Masak Serba Ikan ke-13 se-Kabupaten Kotabaru. Acara yang berlangsung di Aula Paris Barantai, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Rabu (10/6/2026) ini diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan kompetisi kuliner ini diikuti oleh para perwakilan TP-PKK dari berbagai kecamatan di Kotabaru. Masing-masing peserta menampilkan ragam inovasi menu masakan berbahan dasar ikan yang sehat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Menu-menu tersebut diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kategori Lomba dan Kriteria Penilaian

Dalam ajang Lomba Masak Serba Ikan ke-13 ini, para peserta ditantang untuk menyajikan hidangan terbaik mereka dalam tiga kategori menu yang berbeda. Kategori tersebut meliputi menu kudapan atau makanan ringan (snack), menu khusus balita, serta menu utama untuk keluarga. Pembagian kategori ini ditujukan agar olahan ikan dapat dikonsumsi oleh seluruh kalangan usia di dalam rumah tangga.

Setiap hidangan yang disajikan dinilai secara ketat oleh tim juri berdasarkan beberapa aspek utama. Penilaian tersebut meliputi cita rasa masakan, kreativitas dalam pengolahan bahan baku, estetika penyajian, serta kandungan nilai gizi yang terkandung di dalam masakan tersebut.

Upaya Pencegahan Stunting Melalui Konsumsi Ikan

Ketua TP-PKK Kabupaten Kotabaru, Suci Anisa Rusli, yang membuka secara resmi kegiatan ini, menyampaikan bahwa lomba masak serba ikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Konsumsi ikan secara rutin dinilai sangat efektif untuk mendukung kesehatan dan perkembangan fisik anak-anak.

Tujuan utama dari lomba ini adalah mendorong peningkatan konsumsi ikan nasional, meningkatkan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal, serta memperkenalkan keanekaragaman kuliner berbasis ikan kepada masyarakat luas. Selain itu, program ini juga mendukung penuh agenda pemerintah dalam menurunkan angka stunting melalui pemenuhan asupan protein berkualitas tinggi berbasis ikan.

Suci menambahkan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai sarana edukasi bagi para kader PKK dan masyarakat agar terbiasa menyajikan menu ikan demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

Mendorong Potensi Ekonomi Kreatif Rumah Tangga

Selain berfokus pada perbaikan gizi dan kesehatan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memicu pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat rumah tangga. Keterampilan mengolah ikan menjadi berbagai variasi makanan yang menarik dapat menjadi peluang usaha baru bagi kelompok masyarakat dan ibu rumah tangga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Zainal Arifin, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi ikan. Ia juga menekankan pentingnya memperkenalkan produk olahan ikan khas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai usaha mikro berbasis rumah tangga.

Melalui inovasi menu yang terus berkembang, potensi perikanan lokal Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.