Kalselinside.com — Seorang pria bernama Moh Sipon Hadi Siswoyo (63), pedagang asal Dusun Rejo Agung, Desa Rejo Agung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di sebuah barakan kawasan Jalan Maid Badir Gang Angsa 1, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selama tinggal di kawasan Pangkalan Bun, korban diketahui mendiami kontrakan atau rumah barakan tersebut seorang diri. Penemuan jasad korban bermula dari rasa curiga seorang warga setempat yang menyadari bahwa pria lansia tersebut sudah beberapa hari tidak menampakkan diri di lingkungan pemukiman.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, saksi terakhir kali berkomunikasi atau bertatap muka dengan korban pada Kamis (30/7/2026) sore. Pada malam harinya di hari yang sama, korban sempat berinisiatif mendatangi kediaman saksi. Namun, ketika itu saksi sedang tidak berada di rumah sehingga keduanya tidak sempat bertemu.

Sejak momen tersebut, korban tidak lagi terlihat melakukan aktivitas harian di sekitar tempat tinggalnya. Memasuki hari Senin pagi, saksi yang merasa khawatir dan penasaran akhirnya memutuskan untuk mendatangi langsung barakan tempat tinggal korban guna memastikan kondisinya.

Setibanya di lokasi barakan, saksi mencoba memanggil korban dari luar rumah, tetapi tidak mendapatkan respons sama sekali. Saksi kemudian mendapati pintu barakan korban berada dalam kondisi sedikit terbuka. Ketika mencoba melihat ke area dalam melalui celah pintu yang terbuka tersebut, saksi langsung mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat.

Melalui celah pintu itu pula, saksi melihat korban sudah berada dalam posisi telungkup dan tidak bergerak di area ruang tamu barakan.

Tindakan Kepolisian dan Evakuasi Jenazah

Melihat kondisi tersebut, saksi segera memberitahukan temuan ini kepada Ketua RT setempat serta warga di sekitar lingkungan pemukiman. Warga yang mulai berdatangan ke lokasi penemuan kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian Polsek Arut Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Arut Selatan Polres Kotawaringin Barat, AKP Retno, membenarkan peristiwa penemuan jasad warga asal Jombang tersebut. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan langkah penanganan awal serta olah tempat kejadian perkara di barakan korban.

Setelah proses pemeriksaan awal di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan unit ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sekitar pukul 11.15 WIB. Jenazah langsung dibawa menuju ke ruang jenazah RSUD Sultan Imanuddin untuk menjalani proses pemulasaraan medis.

Penyelidikan Penyebab Kematian dan Rencana Pemakaman

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan atau memastikan penyebab utama dari meninggalnya korban. Petugas medis dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap jasad korban.

Mengenai tindakan autopsi, AKP Retno menjelaskan bahwa pelaksanaan autopsi medis masih menunggu keputusan dan konfirmasi resmi dari pihak keluarga korban. Pihak kepolisian juga bergerak cepat dengan menghubungi keluarga dekat korban, yakni anak korban yang saat ini bertempat tinggal di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pihak keluarga di Jombang masih melakukan koordinasi dan pertimbangan mengenai prosesi pemakaman almarhum. Keputusan akhir masih ditunggu, apakah jenazah korban akan dimakamkan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, atau dipulangkan ke kampung halamannya di Dusun Rejo Agung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.