Kalselinside.com — Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Tengah hingga saat ini masih terus dilakukan oleh pihak terkait. Program ini direncanakan akan berlangsung hingga tanggal 30 September 2026 sebagai upaya teknis dalam penanganan kondisi atmosfer di wilayah tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Iskandar yang berlokasi di Kotawaringin Barat ditunjuk sebagai salah satu posko utama. Selama periode operasional, BMKG bertanggung jawab penuh dalam memantau dinamika kondisi cuaca dan atmosfer secara berkala guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Fokus Pemantauan BMKG di Kotawaringin Barat
Peran BMKG Stasiun Meteorologi Iskandar sangat krusial dalam mendukung kelancaran operasi ini. Sebagai posko pemantauan, BMKG terus melakukan pengamatan intensif terhadap perubahan cuaca harian yang terjadi di Kalimantan Tengah. Data-data yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk evaluasi menyeluruh setelah masa operasi berakhir.
“Untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng sedang berjalan hingga tanggal 30 September 2026 dan BMKG Iskandar juga menjadi Posko OMC,” tutur Forecaster on Duty BMKG Kobar, Ayu Istiqomah.
Mengenai hasil akhir serta dampak yang dihasilkan dari operasi ini, pihak BMKG menegaskan bahwa mereka belum dapat memberikan penilaian secara spesifik saat ini. Proses evaluasi baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Hal ini dilakukan agar data yang disampaikan nantinya bersifat akurat, komprehensif, dan mencakup keseluruhan periode operasi.
Imbauan bagi Masyarakat
Selama proses modifikasi cuaca berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. BMKG menekankan pentingnya merujuk pada kanal komunikasi resmi untuk mendapatkan informasi cuaca terkini.
Pihak BMKG berkomitmen untuk memberikan laporan transparan mengenai hasil dan efektivitas operasi setelah masa tugas berakhir pada akhir September 2026. Hingga saat itu tiba, masyarakat diharapkan senantiasa memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi yang disediakan oleh BMKG untuk mendapatkan informasi yang akurat serta terpercaya.


