Kalselinside.com — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, secara resmi melepas keberangkatan skuad Tim Soeratin U-13 Wasaka Indonesia untuk bertanding di panggung nasional. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin pada Rabu, 30 September 2026 ini, menandai langkah penting bagi talenta muda sepak bola Kalimantan Selatan yang akan berlaga pada Piala Soeratin Putaran Nasional Zona 6 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Keberhasilan Wasaka Indonesia menembus level nasional merupakan buah dari kerja keras kolektif antara pemain, jajaran pelatih, dan dukungan penuh dari orang tua siswa. Sebagai perwakilan resmi dari Provinsi Kalimantan Selatan, tim ini memikul harapan besar untuk mengharumkan nama daerah di kancah olahraga nasional, sekaligus menjadi bukti nyata kualitas pembinaan sepak bola usia dini yang terus berkembang pesat di Kota Seribu Sungai.
Pesan Sportivitas dan Pendidikan dari Wali Kota
Dalam sambutannya di hadapan 31 pemain dan manajemen tim, Wali Kota Banjarmasin menekankan bahwa esensi dari sebuah kompetisi bukan hanya sekadar meraih trofi juara. Beliau mengingatkan para atlet muda untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati setiap menit jalannya pertandingan sebagai bagian dari proses pendewasaan diri dan pengasahan bakat di lapangan hijau.
“Jangan membawa beban berlebihan untuk menjadi yang terbaik. Nikmati prosesnya, bermain dengan baik dan percaya diri,” ujar H Muhammad Yamin HR.
Selain aspek teknis di lapangan, Wali Kota juga memberikan perhatian khusus pada keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan formal. Ia berharap para pemain Wasaka Indonesia tidak melupakan kewajiban belajar mereka di sekolah. Menurutnya, pembinaan atlet muda harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter yang kuat melalui jalur pendidikan agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi muda yang berkualitas dan berintegritas.
Perjalanan Wasaka Indonesia Menuju Putaran Nasional
Langkah Wasaka Indonesia menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak diraih dengan mudah. Tim ini telah melewati serangkaian fase kompetisi yang ketat, dimulai dari babak zona kota hingga berhasil menyabet gelar juara pada tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Prestasi gemilang di level provinsi inilah yang akhirnya mengunci satu tiket bagi Wasaka Indonesia untuk mewakili Banua dalam turnamen nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Oktober 2026.
Pelatih Tim Soeratin Wasaka Indonesia, Meidiansyah, menyatakan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara intensif sejak jauh-jauh hari. Sebagai mantan pemain Barito Putera, Meidiansyah membawa pengalaman profesionalnya untuk meramu strategi dan mematangkan mentalitas para pemain U-13 tersebut agar siap menghadapi tekanan di kompetisi tingkat nasional.
“Persiapan dan latihan sudah kita mulai sejak zona kota, kemudian zona provinsi, dan berlanjut ke zona nasional. Insya Allah persiapan sangat baik,” terang Meidiansyah. Ia juga menambahkan bahwa dukungan langsung dari Pemerintah Kota Banjarmasin melalui prosesi pelepasan oleh Wali Kota menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh anggota skuad untuk memberikan performa terbaik mereka.
Sinergi Pembinaan Usia Muda di Banjarmasin
Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi akademi sepak bola seperti Wasaka Indonesia. Lembaga pembinaan semacam ini dinilai memiliki peran vital dalam menyaring talenta-talenta lokal sejak usia dini. Wali Kota berharap agar pola pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan terus dijalankan agar Banjarmasin tidak pernah kehabisan bibit unggul pesepakbola masa depan.
Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada para orang tua pemain yang telah menginvestasikan waktu, tenaga, dan dukungan moral bagi anak-anak mereka. Sinergi antara pemerintah, pelatih, akademi, dan keluarga dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi di Kalimantan Selatan. Melalui ajang Piala Soeratin ini, diharapkan akan lahir generasi baru yang mampu membawa nama Indonesia ke level internasional di masa mendatang.


