Kalselinside.com — Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Wasaka Muda Indonesia U13 yang akan berlaga di ajang bergengsi Piala Soeratin U13 Tingkat Nasional Tahun 2026. Acara pelepasan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini diselenggarakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, pada Rabu, 30 September 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kehadiran kontingen sepak bola muda ini di kancah nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Banjarmasin. Dalam momen pelepasan tersebut, Wali Kota Muhammad Yamin menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pemain, tim pelatih, pembina, serta para orang tua yang senantiasa memberikan dukungan moral dan materiil hingga anak-anak tersebut mampu melangkah sejauh ini.

Pentingnya Pengalaman dan Sportivitas bagi Atlet Muda

Menurut Wali Kota Yamin, keikutsertaan Wasaka Muda Indonesia U13 dalam turnamen berskala nasional ini tidak hanya sekadar tentang mengejar target prestasi, piala, atau kemenangan di lapangan hijau. Lebih dari itu, turnamen ini harus dipandang sebagai kesempatan emas bagi para pemain muda untuk memupuk pengalaman bertanding yang berharga, menguji sejauh mana kemampuan yang telah dilatih, serta belajar membentuk karakter atlet yang disiplin dan andal dalam kerja sama tim.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, pembina, serta orang tua yang telah mendukung anak-anak kita hingga dapat melangkah ke tingkat nasional,” ujar Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

Yamin juga memberikan pesan mendalam kepada seluruh anggota kontingen agar selalu tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaik mereka di setiap pertandingan. Ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, menghormati tim lawan, menghargai keputusan perangkat pertandingan, serta selalu menjaga perilaku dan nama baik daerah asal selama berkompetisi.

Sebagai perwakilan daerah, para pemain Wasaka Muda Indonesia U13 memikul tanggung jawab moral yang besar. Wali Kota meminta agar mentalitas bertanding yang kuat, kedisiplinan yang tinggi, serta semangat pantang menyerah khas Banjarmasin dapat ditunjukkan secara nyata selama turnamen nasional ini berlangsung.

Sinergi dan Kolaborasi dalam Pembinaan Atlet

Selain memberikan motivasi kepada para pemain, Wali Kota Banjarmasin juga memberikan penghargaan khusus kepada tim pelatih dan para orang tua. Peran aktif mereka dalam membimbing, melatih, dan mendampingi para atlet muda dinilai menjadi kunci utama keberhasilan tim hingga bisa menembus babak nasional.

Ia menekankan bahwa pembinaan olahraga usia dini tidak dapat berjalan secara optimal jika hanya mengandalkan satu pihak saja. Diperlukan sebuah ekosistem kerja sama yang solid dan berkelanjutan yang melibatkan klub sepak bola, pelatih, pihak keluarga, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat lainnya agar potensi besar anak-anak dapat terus berkembang secara konsisten.

Sebelum menutup sambutannya, Muhammad Yamin meminta seluruh pemain untuk menghadapi setiap pertandingan dengan rasa percaya diri yang tinggi, menjaga kekompakan tim, menjaga kondisi kesehatan fisik, serta menikmati setiap detik proses perjuangan yang mereka lalui di lapangan.

“Hadapi lawan dengan percaya diri, tetap kompak, dan nikmati setiap prosesnya. Apa pun hasilnya nanti, jadikan pengalaman di Piala Soeratin ini sebagai bagian dari perjalanan kalian,” pungkas Muhammad Yamin.

Dengan pelepasan resmi ini, kontingen Wasaka Muda Indonesia U13 diharapkan dapat menorehkan sejarah positif bagi perkembangan sepak bola usia muda di Banjarmasin. Seluruh masyarakat Banjarmasin kini menaruh harapan besar agar para atlet muda ini tidak hanya pulang membawa pengalaman berharga, tetapi juga menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga.