Kalselinside.com — Guru Haji Aspani Anshari memberikan penjelasan mendalam mengenai fadilah atau keutamaan membaca istighfar dalam rangkaian ibadah harian. Dalam tausyiah yang disampaikan seusai Shalat Subuh di Masjid Al Falah, Bumi Pemurus Permai, Kota Banjarmasin, beliau menekankan bahwa istighfar memiliki kedudukan yang sangat penting bagi setiap Muslim.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain berfungsi sebagai kalimat pengantar taubat bagi seorang hamba, istighfar menurut alumnus Universitas Al Azhar Kairo ini juga berperan sebagai penyempurna ibadah shalat. Kesalahan-kesalahan kecil yang mungkin terjadi saat menunaikan shalat, namun tidak membatalkan rukun, dapat diikhtiarkan penyempurnaannya melalui bacaan istighfar yang diucapkan setelah salam.

Penyempurna Shalat dan Adab Beribadah

Guru Aspani secara khusus mengingatkan jamaah agar tidak terburu-buru beranjak dari tempat shalat setelah salam. Membaca istighfar dan melanjutkan dengan wirid adalah bagian dari upaya menjaga kualitas ibadah. Beliau menyayangkan kebiasaan sebagian jamaah yang langsung meninggalkan tempat tanpa menyempurnakan sunnah-sunnah setelah shalat, padahal wirid memiliki keutamaan yang besar.

Selain aspek spiritual, dalam kajian fikih yang disampaikan, beliau juga menyoroti pentingnya etika dan adab dalam shalat berjamaah. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Menggunakan tempat shalat secara wajar dan tidak berlebih-lebihan agar tidak mengambil hak ruang jamaah lain.
  • Pentingnya penggunaan pembatas atau sutrah agar tidak ada orang yang lalu-lalang di depan orang yang sedang melaksanakan shalat.
  • Menjaga kesucian shaf dengan memposisikan shaf di belakang sebagai pembatas bagi shaf di depannya.

Kajian ini menjadi pengingat bagi umat Muslim agar lebih memperhatikan detail kecil dalam pelaksanaan ibadah. Dengan memahami fungsi istighfar sebagai penutup sekaligus penyempurna, diharapkan kualitas shalat jamaah dapat meningkat. Guru Aspani menekankan agar umat tidak meninggalkan wirid kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak, mengingat besarnya manfaat yang terkandung di dalamnya.

Penyampaian ini dilakukan di tengah suasana ibadah Subuh yang khidmat, memberikan pemahaman praktis bagi warga Banjarmasin untuk lebih disiplin dalam menjalankan sunnah shalat. Langkah sederhana seperti membaca istighfar setelah salam merupakan praktik ringan yang sering terlewatkan, padahal memiliki dampak besar bagi kesempurnaan ibadah seorang hamba di hadapan Allah SWT.