Kalselinside.com — Rezeki merupakan ketetapan yang sudah dijamin oleh Allah SWT bagi setiap makhluk-Nya. Namun, sebagai seorang hamba, manusia tidak diperkenankan hanya berpangku tangan atau pasrah tanpa melakukan upaya apa pun. Menjemput rezeki idealnya dilakukan melalui perpaduan antara usaha lahiriah yang sungguh-sungguh dan ikhtiar batiniah melalui doa serta permohonan yang tulus kepada Sang Pencipta.
Ketika kerja keras diiringi dengan ketundukan hati melalui doa-doa yang diajarkan, diharapkan rezeki yang datang tidak hanya melimpah, tetapi juga membawa keberkahan. Berikut adalah kumpulan doa penarik rezeki yang bisa diamalkan setiap hari, sebagaimana disarikan dari berbagai sumber referensi keislaman yang terpercaya, lengkap dengan teks Arab, transliterasi latin, dan terjemahannya.
Doa Penarik Rezeki dan Kekayaan
Doa ini dipanjatkan untuk memohon kekayaan yang abadi serta kemudahan dalam urusan dunia dan agama.
اللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا مُغْنِي أَغْنِنِي غِنِّى أَبَدًا وَيَا عَزِيزُ يَا مُعِزُّ أَعِزَّنِي بِإِعْزَازِ عِزَّةِ قُدْرَتِكَ وَيَا مُيَسِّرَ الْأُمُوْرِ يَسِّرْ لِي أُمُورَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ يَا خَيْرَ مَنْ يُرْجَى يَا اللَّهُ
Arab-latin: Allaahumma yaa ghaniyyu yaa mughnii aghninii ghinan abadaa, wa yaa ‘aziizu yaa mu’izzu a’izzanii bi-i’zaazi ‘izzati qudratika, wa yaa muyassiral umuuri yassir lii umuurad dun-yaa wad diinni, yaa khaira man yurjaa ya allaah.
Artinya: “Ya Allah, Dzat Yang Maha Kaya dan memberikan kekayaan, berilah kekayaan yang abadi kepadaku. Wahai Dzat Yang Maha Mulia dan yang memberikan kemuliaan, berilah kemuliaan kepadaku dengan kemuliaan kekuasaan-Mu. Wahai Dzat yang mempermudah semua urusan, berilah kemudahan kepadaku di dalam semua urusan dunia dan agama, wahai Dzat yang paling diharapkan, ya Allah.”
Doa Mohon Karunia Rezeki yang Melimpah
Jika Anda merasa memiliki duka atau hajat yang sulit dipenuhi, doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca sebagai bentuk pengaduan diri kepada Allah.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَدْعُوْكَ لِهَتِي لَا يُفَرِّجُهُ غَيْرُكَ وَلِرَحْمَةٍ لَا تُنَالُ إِلَّا بِكَ وَلِكَرْبٍ لَا يَكْشِفُهُ إِلَّا أَنْتَ وَلِرَغْبَةٍ لَا تُبْلَغُ إِلَّا بِكَ وَلِحَاجَةٍ لَا يَقْضِيْهَا إِلَّا أَنْتَ
Arab-latin: Allaahumma inni ad’uuka lihammii laa yufarrijuhu ghairuka wa lirahmatil laa tunaalu illaa bika wa likarbil laa yaksyifuhu illa anta wa liraghbatil laa tublaghu illaa bika wa lihaajatin laa yaqdhiihaa illaa anta.
Artinya: “Ya Allah, aku berdoa kepada-Mu untuk duka yang tak akan dibahagiakan oleh selain-Mu, rahmat yang tak akan dicapai kecuali dengan-Mu, derita yang tak akan terhilangkan kecuali oleh-Mu, harapan yang tak akan tercapai kecuali dengan-Mu, hajat yang tak mungkin dipenuhi kecuali oleh-Mu.”
Doa Pembuka Kekayaan dan Curahan Kasih Sayang
Doa ini memohon agar rezeki dicurahkan dengan rahmat dan kasih sayang-Nya.
وَصُبَّ عَلَيَّ الرِّزْقَ صُبَّةٌ رَحْمَةً فَأَنْتَ رَجَاءُ الْعَالَمِينَ وَلَوْ طَغَتْ
Arab-latin: Wa shubba ‘alayyar rizqa shubbatar rahmatan fa-anta raja-ul ‘aalamiina walau thaghat.
Artinya: “Ya Allah, curahkanlah rezeki kepada diriku dengan curahan kasih sayang, karena Engkau adalah Tuhan yang menjadi harapan bagi seluruh makhluk alam semesta ini, walaupun mereka tersesat.”
Doa Penarik Rezeki dari Segala Penjuru
Permohonan agar rezeki diluaskan dari berbagai arah tanpa harus bergantung pada pemberian makhluk.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوحَاتِ. يَا بَاسِطَ الَّذِي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ أُبْسُطُ عَلَيَّ رِزْقًا كَثِيرًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَائِنِ رِزْقِكَ بِغَيْرِ مِنَّةٍ مَخْلُوْقٍ بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Arab-latin: Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammadin ‘adada anwaa’ir rizqi wal futuuhaati. Yaa baasithal ladzii yabsuthur rizqa liman yasyaa-u bi ghairi hisaab, ubsuth ‘alayya rizqan katsiiran min kulli jihatin min khazaa-ini rizqika bi ghairi minnatin makhluuqin bi fadhlika wa karamika wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa perhitungan. Luaskan dan perbanyaklah rezekiku dari segenap penjuru, dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas para sahabat beliau.”
Doa Memohon Kemudahan Harta yang Halal
Memohon agar rezeki yang diterima bersifat halal dan didapatkan tanpa kesulitan yang berarti.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Arab-latin: Allaahumma innii as-aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa meletihkan dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”
Pentingnya Konsistensi dalam Berdoa
Berdoa bukan hanya dilakukan saat sedang mengalami kesulitan ekonomi, tetapi sebaiknya menjadi rutinitas harian sebagai bentuk syukur dan ketergantungan kita kepada Allah SWT. Dengan senantiasa melafalkan doa-doa tersebut, hati akan menjadi lebih tenang dan optimis dalam menjemput rezeki yang berkah.
Selain doa-doa di atas, ada pula doa mohon harta melimpah yang menyertakan asmaul husna sebagai bentuk pengagungan kepada Allah:
اللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُودُ يَا جَوَّادُ يَا بَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَا وَهَّابُ يَا ذَا الطَّوْلِ يَا غَنِيٌّ يَا مُغْنِي يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ يَا عَلِيمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا رَحْمَنُ يَا رَحِيمُ يَا بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ انْفَحْنِي بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِنِي عَمَّنْ سِوَاكَ
Arab-latin: Allaahumma yaa ahadu yaa waahidu yaa maujuudu yaa jawwaadu yaa baasithu yaa kariimu yaa wahhaabu yaa dzath thauli yaa ghaniyyu yaa mughnii yaa fattaahu yaa razzaaqu yaa ‘aliimu yaa hayyu yaa qayyuumu yaa rahmaanu yaa rahiimu yaa badii’us samaawaati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraami yaa hannaanu yaa mannaanu infahnii binafhati khairin tughninii ‘amman siwaaka.
Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Esa tiada terbagi-bagi, wahai Dzat Yang Maha Esa tiada bersekutu, wahai Dzat yang maujud, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Maha Membagi, wahai Dzat Yang Maha Mulia, wahai Dzat Yang Maha Memberi, wahai Dzat yang memiliki anugerah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Pemberi, wahai Dzat Yang Maha Pembuka pintu rezeki, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat yang menghiasi langit dan bumi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Pemberi anugerah, limpahkan rezeki dari-Mu dengan limpahan sebaik-baiknya yang dapat memberikan kecukupan bagi diriku, terlepas dari pengharapan pemberian dari siapa pun selain Engkau.”
Terakhir, untuk selalu merasa cukup dengan apa yang diberikan, bacalah doa berikut ini:
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Arab-latin: Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim.
Artinya: “Allah telah mencukupkan padaku. Tiada Tuhan melainkan Engkau dan pada-Mu aku berserah diri. Engkau Tuhan yang menguasai ‘Arsy yang besar.””


