Kalselinside.com — Kehidupan manusia di dunia tidak terlepas dari berbagai ujian, tantangan, hingga potensi bahaya yang datang tanpa terduga. Sebagai hamba yang menyadari keterbatasan diri di hadapan Allah SWT, doa menjadi sarana spiritual yang paling utama untuk memohon perlindungan, baik dari sisi lahiriah maupun batiniah. Melalui lantunan doa, seorang muslim berupaya membangun benteng pertahanan diri agar senantiasa berada dalam naungan rida Sang Pencipta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Keselamatan yang dicari dalam Islam bersifat komprehensif, tidak hanya sebatas kesehatan fisik atau keamanan harta benda selama di dunia. Lebih dari itu, keselamatan yang hakiki mencakup terjaganya iman, kemudahan saat menghadapi sakaratul maut, hingga terbebasnya jiwa dari siksa akhirat. Mengamalkan doa-doa keselamatan secara rutin adalah bentuk pengakuan atas kebutuhan kita akan taufik, keberkahan rezeki, serta perlindungan dari segala bentuk marabahaya.

1. Doa Sapu Jagat

Doa yang paling dikenal oleh umat Islam adalah doa sapu jagat. Doa ini memohon kebaikan yang menyeluruh di dunia maupun di akhirat. Bacaan ini diambil dari potongan ayat Al-Qur’an, tepatnya surat Al-Baqarah ayat 201.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanatan wa fil-ākhirati ḥasanatan wa qinā ‘adzāban-nār.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

2. Doa Memohon Keselamatan Agama, Rezeki, dan Ampunan

Selain keselamatan fisik, seorang muslim juga sangat membutuhkan keselamatan dalam beragama serta kelancaran rezeki. Berikut adalah doa yang mencakup permohonan agar urusan duniawi dan ukhrawi dipermudah.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allaahumma inna nas’aluka salaamatan fid-diin, wa ‘aafiyatan fil-jasad, wa ziyaadatan fil-‘ilm, wa barokatan fir-rizqi, wa taubatan qablal-maut, wa rahmatan ‘indal-maut, wa maghfiratan ba’dal-maut. Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil-maut, wannajaata minan-naari, wal-‘afwa ‘indal-hisaab.

Artinya: “Ya Allah kami mohon pada-Mu keselamatan dalam agama, kesehatan tubuh, tambahan pada ilmu, keberkatan pada rezeki, penerimaan tobat sebelum maut, kasih sayang ketika maut, dan keampunan setelah maut. Ya Allah permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut dan kelepasan dari neraka, dan kemaafan ketika hisab.”

3. Doa untuk Kebaikan Dunia dan Akhirat

Doa ini memfokuskan permohonan agar Allah memperbaiki urusan agama, dunia, dan akhirat kita. Membaca doa ini membantu seseorang agar menjalani hidup dengan lebih tenang karena merasa berada di bawah pengawasan Allah.

اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ لِيْ دِيْنِي الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِيْ وَأَصْلِحْ لِيْ دُنْيَايَ الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشِيْ وَأَصْلِحْ لِيْ آخِرَتِي الَّتِيْ فِيْهَا مَعَادِيْ وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِيْ فِيْ كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِيْ مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Allaahumma Ashlih Lii Diiniil Ladzii Huwa ‘Ishmatu Amrii Wa Ashlih Lii Dun-Yaayal Latii Fiihaa Ma’aasyii, Wa Ashlih Lii Aakhiratiil Latii Fiihaa Ma’aadii Waj’alil Hayaata Ziyaadatan Lii Fiikulli Khairin Waj’alil Mauta Raahatan Lii Minkulli Syarrin

Artinya: “Ya Allah, perbaikilah bagiku agamaku yang itu adalah benteng urusanku, perbaikilah bagiku duniaku yang padanya tempat penghidupanku, perbaikilah bagiku akhiratku yang itu adalah tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai istirahat bagiku dari segala kejahatan.”

4. Doa Agar Terhindar dari Kesesatan

Menjaga hati agar tetap istiqamah di jalan yang benar adalah tantangan besar. Doa ini bersumber dari surat Ali Imran ayat 8 untuk memohon agar hati tidak berpaling setelah mendapatkan hidayah.

رَبَّنَا لَأَتُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً أَنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابِ

Rabbanaa laa tuzigh quluubana ba’da idz hadaitanaa, wahab lanaa mil-ladunka rahmah, innaka antal-wahhaab.

Artinya: “Ya Allah jangan ragukan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan berilah kepada kami dari-Mu kasih sayang, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

5. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat

Doa ini merupakan bagian dari akhir surat Al-Baqarah ayat 286. Isinya berupa pengakuan atas kelemahan manusia yang sering lupa dan bersalah, sehingga memohon keringanan beban dari Allah SWT.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَّسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلٰنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Rabbanaa Laa Tu’aakhidznaa In Nasiinaa Aw Akhtha’naa, Rabbanaa Wa Laa Tahmil ‘Alainaa Ishran Kamaa Hamaltahuu ‘Alal Ladziina Min Qablinaa, Rabbanaa Wa Laa Tuhammilnaa Maa Laa Thaaqata Lanaa Bih, Wa’fu ‘Annaa Waghfir Lanaa Warhamnaa, Anta Maulaanaa Fanshurnaa ‘Alal Qaumil Kaafiriin

Artinya: “Ya Tuhan, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa dan bersalah. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.”

6. Doa Selamat Tolak Bala

Banyak umat muslim mengamalkan doa tolak bala untuk memohon dibukakan pintu-pintu kebaikan dan dijauhkan dari segala ujian kehidupan. Doa ini sangat baik dibaca sebagai permohonan perlindungan menyeluruh.

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ، غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Allahummaftah lana abwabal khair, wa abwabal barakah, wa abwaban ni’mah, wa abwabar rizqi, wa abwabal quwwah, wa abwabas shihhah, wa abwabas salamah, wa abwabal ‘afiyah, wa abwabal jannah. Allahumma ‘afina min kulli bala’id dunya wa ‘adzabil akhirah, washrif ‘anna bi haqqil Qur’anil ‘azhim wa nabiyyikal karim syarrad dunya wa ‘adzabal akhirah. Ghafarallahu lana wa lahum bi rahmatika ya arhamar rahimin. Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘an ma yashifun, wa salamun ‘alal mursalin, walhamdulillȃhi rabbil ‘alamin.

Artinya: “Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur’an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.”

7. Doa Keselamatan dan Keteguhan Iman

Memohon keteguhan iman di tengah godaan dunia adalah hal yang krusial. Doa ini berasal dari surat Al-Baqarah ayat 250, yang sering dibaca untuk memohon kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi musuh atau kesulitan hidup.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Rabbana afrigh ‘alaina shabran wa tsabbit aqdaamana wanshurna alal qaumil kaafirin

Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”

Mengamalkan doa-doa tersebut dengan penuh keikhlasan dapat memberikan ketenangan batin bagi setiap muslim. Kesadaran bahwa Allah adalah penolong utama akan mengubah pandangan kita terhadap berbagai masalah menjadi lebih bijak. Selain membaca doa, tentu harus dibarengi dengan ikhtiar nyata dalam kehidupan sehari-hari agar keselamatan yang diharapkan senantiasa terjaga.

Reporter / Penulis: Dinda Apriani  |  Editor: Alamsyah