Kalselinside.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan tengah melakukan proses identifikasi mendalam terhadap tiga jenazah korban kapal KM Virgo Transport 8 yang baru saja berhasil dievakuasi. Ketiga korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dari dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa pada Jumat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jenazah yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan tersebut langsung dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani serangkaian prosedur medis. Upaya ini dilakukan agar identitas para korban dapat segera dipastikan dan pihak keluarga dapat segera menerima jenazah untuk dimakamkan secara layak.

Tantangan Proses Identifikasi Medis

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan, menjelaskan bahwa proses identifikasi kali ini memerlukan ketelitian tinggi. Kondisi fisik jenazah yang sudah cukup lama terendam di dalam air menjadi kendala utama bagi tim medis dalam melakukan pengecekan visual secara cepat.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim DVI mengandalkan berbagai metode identifikasi primer dan sekunder. Pihak kepolisian fokus pada ciri fisik yang khas, seperti tanda lahir, serta analisis struktur gigi korban. Selain itu, jika sidik jari masih memungkinkan untuk dideteksi, data tersebut akan menjadi kunci penting dalam mempercepat proses verifikasi identitas di RS Bhayangkara.

Harapan bagi Keluarga Korban

Pihak kepolisian memohon dukungan doa dari masyarakat luas agar proses identifikasi ini berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Kejelasan identitas sangat dinantikan oleh keluarga yang ditinggalkan agar proses pemulangan jenazah dapat segera dilakukan sesuai dengan keinginan pihak keluarga.

Keberhasilan evakuasi tiga korban ini merupakan bagian dari operasi pencarian yang terus dilakukan tim SAR gabungan terhadap bangkai kapal. Langkah identifikasi yang dilakukan oleh tim DVI merupakan tahap krusial untuk memastikan keabsahan data sebelum jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga masing-masing untuk proses pemakaman.