Kalselinside.com — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang terletak di Kalimantan Selatan berhasil mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kampus ini sukses menembus peringkat ke-38 nasional dalam daftar perguruan tinggi terbaik versi SCImago Institutions Rankings (SIR) edisi terbaru tahun 2026.
Kenaikan peringkat ini diumumkan langsung oleh Rektor ULM di sela-sela prosesi wisuda kampus yang berlangsung di Banjarbaru. Berdasarkan data resmi yang dirilis pada laman scimagoir.com, posisi universitas ini meningkat tajam sebanyak sepuluh peringkat, dari yang sebelumnya berada di urutan ke-48 nasional kini mantap bertengger di posisi ke-38.
Lonjakan Prestasi di Wisuda ke-133 ULM
Kabar membanggakan ini disampaikan langsung oleh Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri, di hadapan para wisudawan dan tamu undangan. Momentum pengumuman tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda ke-133 tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Brigadir Jenderal Haji Hasan Basri, Banjarbaru, pada hari Kamis.
“Berdasarkan data yang dipublikasikan di scimagoir.com, posisi ULM secara nasional naik dari tahun lalu peringkat ke-48 menjadi peringkat ke-38,” ujar Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri.
Peningkatan peringkat ini menempatkan ULM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di wilayah regional Kalimantan. Sebagai perbandingan, beberapa universitas negeri lain di pulau yang sama berada di bawah peringkat ULM dalam pemeringkatan SIR 2026 ini. Universitas Tanjungpura yang berlokasi di Kalimantan Barat menempati peringkat ke-60, sementara Universitas Mulawarman di Kalimantan Timur berada di peringkat ke-66 nasional.
Metodologi Pemeringkatan SCImago Institutions Rankings
SCImago Institutions Rankings sendiri dikenal luas sebagai salah satu lembaga pemeringkatan internasional bereputasi yang menilai kinerja institusi akademik dan riset di seluruh dunia. Lembaga ini mengevaluasi lebih dari 10.000 institusi global berdasarkan rekam jejak publikasi ilmiah yang terindeks dalam database Scopus.
Dalam menentukan peringkat setiap perguruan tinggi, SIR menggunakan tiga kelompok indikator utama dengan pembobotan yang ketat. Sektor riset memegang porsi terbesar dengan bobot mencapai 50 persen. Sementara itu, indikator inovasi dinilai sebesar 30 persen, dan kontribusi terhadap kemasyarakatan atau dampak sosial mendapatkan porsi penilaian sebesar 20 persen.
Strategi ULM Menuju World Class University
Keberhasilan ULM merangsek ke papan atas perguruan tinggi nasional tidak diraih secara instan. Rektor menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari berbagai langkah strategis dan komitmen berkelanjutan dalam mendorong produktivitas riset seluruh sivitas akademika, khususnya dalam menembus jurnal internasional bereputasi.
Pihak universitas secara konsisten memfasilitasi para dosen dan peneliti melalui program pelatihan penulisan karya ilmiah. Selain memberikan bimbingan teknis, manajemen kampus juga menyediakan stimulus berupa insentif finansial khusus bagi para tenaga pendidik yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal yang terindeks secara global di Scopus.
Langkah-langkah taktis ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi kualitas riset dan inovasi di lingkungan kampus. Dengan demikian, ULM tidak hanya unggul di tingkat lokal dan nasional, melainkan juga semakin mantap melangkah menuju visi besarnya sebagai universitas kelas dunia (World Class University) yang berfokus pada keunggulan pengelolaan lahan basah.


