Kalselinside.com — Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) melalui tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) telah menyelenggarakan program penguatan kompetensi digital bagi para tenaga pendidik. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pelatihan penggunaan aplikasi desain Canva untuk mendukung pengembangan media pembelajaran yang lebih kreatif serta memperlancar urusan administrasi pendidikan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Pelatihan ini menyasar guru-guru di PAUD-IT Manbaul Ulum yang berlokasi di Jalan Mahligai, Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. Program tersebut merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu para guru bertransformasi dari cara-cara konvensional menuju pemanfaatan teknologi digital yang lebih efektif dan efisien di dalam kelas.
Pendekatan Praktik Langsung untuk Guru PAUD
Kegiatan yang berlangsung pada 15 Agustus 2026 ini melibatkan delapan orang guru sebagai peserta utama, didampingi oleh tiga dosen pelaksana dan dua mahasiswa. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah hands-on practice atau praktik langsung, di mana peserta tidak hanya dijejali teori, tetapi langsung mencoba fitur-fitur Canva untuk menghasilkan karya desain yang sesuai dengan kebutuhan sekolah mereka.
Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar desain visual, mulai dari pengenalan fungsi Canva, penggunaan templat, pemilihan palet warna yang menarik, prinsip hierarki visual, hingga pengaturan tipografi. Selain itu, para guru juga diajarkan teknik praktis seperti menghapus latar belakang gambar, memberikan efek teks, hingga mengelola format penyimpanan hasil desain agar siap digunakan baik dalam bentuk cetak maupun digital.
“Pelatihan ini diarahkan agar guru tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu membuat dan menyesuaikan media visual sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan administrasi sekolah,” ujar Ketua Tim Pelaksana PKM Poliban, Fitriani, S.Ag., M.Pd.I.
Mengatasi Ketergantungan pada Pihak Eksternal
Sebelum program ini dijalankan, tim PKM Poliban telah melakukan identifikasi kebutuhan mitra. Hasilnya, meskipun pihak sekolah telah memiliki fasilitas teknologi canggih seperti Interactive Flat Panel (IFP), pemanfaatannya belum optimal. Banyak guru yang masih bergantung pada jasa eksternal untuk kebutuhan desain visual sekolah, seperti pembuatan banner, sertifikat, maupun materi ajar, karena keterbatasan keterampilan desain mandiri.
Peningkatan keterampilan ini terbukti memberikan dampak signifikan bagi para peserta. Melalui evaluasi yang dilakukan, terdapat kenaikan nilai rata-rata pemahaman peserta yang cukup drastis. Berdasarkan perbandingan antara pretest dan posttest, terjadi peningkatan rata-rata sebesar 40 poin. Jika awalnya mayoritas peserta mengaku belum memahami penggunaan Canva, pascapelatihan seluruh peserta menyatakan telah cukup menguasai fitur-fitur dasar dan pemilihan templat.
Keberlanjutan dan Dampak Jangka Panjang
Selain peningkatan pemahaman, para guru berhasil memproduksi karya nyata selama sesi pelatihan. Produk-produk seperti sertifikat siswa, kartu identitas, dan banner sekolah berhasil dibuat dengan hasil yang profesional. Produk ini menjadi bukti bahwa pelatihan tersebut telah memenuhi sasaran praktis yang dibutuhkan oleh mitra sekolah.
Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari transformasi digital di PAUD-IT Manbaul Ulum. Pihak Poliban mendorong agar para guru terus melatih kreativitas mereka dengan memanfaatkan produk-produk Canva yang telah dibuat untuk dikembangkan kembali di masa depan. Upaya ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 mengenai pendidikan berkualitas serta SDGs nomor 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.


