Kalselinside.com — Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya memperkuat fasilitas kesehatan publik bagi warganya. Langkah terbaru yang dilakukan adalah peresmian Poliklinik Ortopedi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah yang dilaksanakan pada Rabu (23/9). Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis spesifik terkait masalah tulang dan sistem gerak tubuh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peresmian ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penambahan layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah akses kesehatan. Masyarakat yang mengalami cedera seperti patah tulang kini tidak perlu lagi kesulitan mencari fasilitas penanganan yang memadai di wilayah kota.

Target Pelayanan Komprehensif bagi Pasien

Pihak pemerintah kota tidak ingin layanan ortopedi ini hanya sekadar hadir sebagai fasilitas pelengkap. Wali Kota Banjarmasin menegaskan bahwa pelayanan di poliklinik tersebut harus dikembangkan menjadi satu kesatuan yang utuh. Hal ini mencakup seluruh tahapan mulai dari diagnosis awal, pemeriksaan penunjang melalui laboratorium, hingga proses terapi dan tindakan pengobatan.

“Kita harapkan ortopedi ini tidak hanya sampai di sini berhenti, tapi dari penanganan sampai laboratoriumnya, terapinya dan pengobatannya. Ini harus semuanya ada di sini, selesai. Jadi komprehensif, semuanya ada di sini,” tegas Muhammad Yamin.

Layanan yang komprehensif dianggap krusial agar pasien tidak perlu berpindah-pindah lokasi untuk mendapatkan perawatan berkelanjutan. Dengan tersedianya fasilitas yang terintegrasi di RSUD Sultan Suriansyah, efektivitas penanganan kasus ortopedi diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Sinergi Antar Instansi untuk Optimalisasi Layanan

Guna mewujudkan standar pelayanan yang prima, Wali Kota Banjarmasin telah menginstruksikan Direktur RSUD Sultan Suriansyah agar segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. Koordinasi ini difokuskan pada sinkronisasi kebutuhan operasional, termasuk pemenuhan alat medis, sumber daya manusia, serta pendukung lainnya agar klinik dapat beroperasi secara maksimal.

Lebih lanjut, Muhammad Yamin mendorong seluruh tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk terus melakukan inovasi. Kehadiran Poliklinik Ortopedi dinilai sebagai salah satu bentuk kemajuan nyata bagi dunia kesehatan di Kota Banjarmasin. Inovasi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan diharapkan menjadi budaya di lingkungan rumah sakit agar masyarakat mendapatkan pengalaman perawatan terbaik.

Langkah strategis ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya fasilitas kesehatan yang semakin lengkap, diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan medis milik pemerintah terus meningkat, sekaligus menekan angka rujukan ke luar daerah untuk kasus-kasus ortopedi yang sebenarnya bisa ditangani secara lokal di Banjarmasin.

Reporter / Penulis: Syarif Hidayatullah  |  Editor: Budi Santoso
Sumber: Dihimpun dari Berbagai Sumber