Kalselinside.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, dengan dukungan penuh dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, kembali mengumumkan keberhasilan dalam proses identifikasi korban musibah KM Virgo Transport 8. Pada Jumat malam, tim berhasil mengidentifikasi lima jenazah lagi, yang semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kelima korban yang berhasil diidentifikasi tersebut berasal dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Empat di antaranya merupakan warga Jawa Timur, sementara satu korban berasal dari Jawa Tengah. Identifikasi ini menjadi kabar penting bagi keluarga yang telah lama menanti kepastian nasib anggota keluarga mereka yang menjadi korban dalam insiden tragis ini.

Identitas Korban dan Metode Identifikasi

Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Karo Dokpol) Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, mengungkapkan identitas kelima jasad tersebut di Banjarmasin. Mereka adalah Mahmud Sahudi (43) dari Jember, Jawa Timur; Taruno Hidayat (47) dari Madiun, Jawa Timur; Ibnu Darmawan (24) dari Kediri, Jawa Timur; Purkam (64) dari Tulungagung, Jawa Timur; serta Dwi Priyambodo (36) dari Kebumen, Jawa Tengah.

Proses identifikasi ini dilakukan dengan berbagai metode forensik. Brigjen Hastry menjelaskan bahwa sebagian besar jasad berhasil dikenali melalui ciri-ciri medis, properti pribadi yang melekat pada korban, pemeriksaan gigi, dan pencocokan sidik jari. Data ante mortem yang telah dikumpulkan dari keluarga korban memainkan peran krusial dalam memverifikasi identitas ini.

Jumlah Total Korban Teridentifikasi dan Upaya Berkelanjutan

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Much Sofwan menambahkan bahwa dengan penambahan lima korban ini, total jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang telah berhasil diidentifikasi hingga saat ini mencapai 25 orang. Jumlah tersebut berasal dari total 45 jenazah yang telah diterima dan ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dengan demikian, masih terdapat 20 jenazah yang belum teridentifikasi dan prosesnya terus berlanjut.

Kombes Sofwan juga menyampaikan permohonan doa dari seluruh masyarakat agar semua jenazah korban dapat segera ditemukan dan teridentifikasi sepenuhnya. Ia menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak untuk memastikan kelancaran seluruh tahapan proses identifikasi. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga korban yang telah proaktif memberikan data ante mortem, yang sangat membantu dalam menggambarkan kondisi korban semasa hidup.

Kronologi Musibah KM Virgo Transport 8

Meskipun detail spesifik mengenai insiden KM Virgo Transport 8 tidak dijelaskan secara rinci dalam sumber, keberadaan tim DVI dan proses identifikasi massal ini mengindikasikan adanya musibah besar yang menimpa kapal tersebut. Proses identifikasi yang panjang dan melibatkan berbagai metode forensik menunjukkan skala tragedi serta tantangan dalam mengenali para korban. Peristiwa ini telah menyita perhatian publik, terutama keluarga korban yang menanti kejelasan nasib orang-orang terkasih mereka.

Bagi keluarga korban, setiap pengumuman identifikasi membawa campuran perasaan lega dan duka mendalam. Meskipun menghadapi kenyataan pahit, identifikasi ini memungkinkan keluarga untuk melakukan proses pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir secara layak, yang merupakan bagian penting dari proses berduka. Keberhasilan DVI dalam mengidentifikasi para korban adalah langkah vital menuju penutupan bagi keluarga yang berduka.

Pemerintah dan aparat terkait berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam menyelesaikan seluruh proses identifikasi. Diharapkan dengan kerja keras tim DVI dan dukungan dari semua pihak, ke-20 jenazah yang belum teridentifikasi dapat segera dikenali, memberikan ketenangan bagi keluarga yang masih menanti. Proses ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan transportasi laut dan kesiapan penanganan bencana.