Kalselinside.com — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bappeda Litbang resmi menggelar acara penganugerahan Kompetisi Inovasi Kota Banjarmasin (Komvas) Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (5/10) tersebut menjadi ajang apresiasi bagi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menciptakan gagasan kreatif guna mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di ibu kota Kalimantan Selatan ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, hadir secara langsung dalam kesempatan tersebut untuk menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kategori. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan potensi besar dalam menciptakan solusi inovatif, baik untuk tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik yang lebih efisien.

Pesan Wali Kota untuk Keberlanjutan Inovasi

Dalam arahannya, Yamin menekankan bahwa pencapaian juara dalam kompetisi ini bukanlah titik akhir dari sebuah proses kreativitas. Ia berharap setiap ide yang muncul dapat segera diterapkan dan diimplementasikan secara nyata dalam lingkup pemerintahan maupun di tengah masyarakat luas. Hal ini dianggap krusial demi menciptakan perubahan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Banjarmasin.

“Selamat kepada para pemenang inovasi tahun 2026, saya berharap inovasi yang telah diraih tidak berhenti di sini, tetapi bisa segera direalisasikan untuk pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tegas Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

Yamin juga memberikan semangat kepada seluruh peserta yang belum berhasil meraih gelar juara pada edisi tahun ini. Beliau mengajak mereka untuk tidak berkecil hati dan tetap konsisten dalam mengembangkan kreativitas. Menurutnya, semangat untuk terus berinovasi merupakan kunci utama agar kota ini terus berbenah dan siap menghadapi tantangan masa depan demi anak cucu generasi mendatang.

Daftar Pemenang Kompetisi Inovasi Banjarmasin 2026

Kompetisi tahun ini menjaring berbagai inovasi dari beragam kategori, mulai dari masyarakat umum hingga akademisi dan aparatur sipil negara. Berikut adalah daftar pemenang untuk setiap kategori:

  • Kategori Masyarakat Umum: Juara I diraih oleh Ayu Putriyana dengan inovasi Ritme Regenerasi, disusul oleh M. Rendy Andrian dan tim dengan Ba.Haruan, serta Hengki Irawan dengan Agregat Banjarmasin.
  • Kategori Inovasi Tematik (Banjarmasin Circular Economy): Juara pertama dimenangkan oleh Nurul Hikmah dan tim melalui inovasi B-LOOP, diikuti oleh SIRKULA dan SOBOTIK.
  • Kategori PD/BUMD: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin berhasil meraih Juara I dengan inovasi KIA PLUS sekaligus dinobatkan sebagai SKPD Terinovatif.
  • Kategori ASN: Zelia Hadist dari Kelurahan Sungai Baru unggul dengan inovasi SIMPUL WAJAR, diikuti oleh inovasi dari Puskesmas Kelayan Timur.
  • Kategori Akademisi/Pendidik: M. Sobirin Mohtar dari Universitas Sari Mulia menempati peringkat pertama dengan Neuro-MNDSS 2.0, diikuti oleh inovasi dari SD Negeri Kuin Selatan 6 dan SMP Negeri 10 Banjarmasin.

Pihak Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar lebih proaktif dalam melahirkan ide-ide segar. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, diharapkan berbagai inovasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata dalam mempermudah akses layanan bagi warga Banjarmasin serta memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang lebih transparan dan efektif.