Kalselinside.com — Dua remaja berbakat asal Kabupaten Kotabaru berhasil mengharumkan nama daerah mereka di tingkat provinsi dalam ajang pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kalimantan Selatan tahun 2026. Muhammad Nabil Jazil Fauzi sukses mengamankan posisi juara ketiga, sementara rekannya, Raisya Nur Afifah, berhasil meraih penghargaan sebagai Duta Media Sosial dalam grand final yang berlangsung sengit tersebut.
Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kotabaru. Prestasi yang diraih para remaja ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi edukasi kesehatan reproduksi dan isu sosial di kalangan generasi muda di wilayah Kotabaru.
Apresiasi Pemerintah terhadap Peran Remaja
Kepala DP3APPKB Kotabaru, Nurvisa, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan delegasi daerahnya. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana krusial untuk membekali remaja dengan pemahaman mendalam terkait isu-isu strategis nasional.
“Alhamdulillah, Kotabaru berhasil menembus posisi lima besar dalam ajang Duta GenRe. Capaian ini sangat bermanfaat bagi remaja, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, stunting, serta berbagai program kependudukan dan keluarga berencana,” ujar Kepala DP3APPKB Kotabaru, Nurvisa.
Lebih lanjut, Nurvisa berharap para pemenang tidak hanya berhenti pada euforia kemenangan saja. Ia mendorong agar mereka terus berkontribusi secara nyata melalui aksi-aksi konkret di tengah komunitas remaja. Fokus utama dari keberlanjutan program ini adalah penguatan Pusat Informasi dan Konsultasi Remaja (PIK-R) yang berfungsi sebagai wadah bagi remaja untuk berbagi informasi dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Proses Pendampingan dan Visi Masa Depan
Keberhasilan Nabil dan Raisya merupakan hasil dari proses pembinaan intensif yang telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun oleh pihak terkait. Bagi Nabil, meraih posisi ketiga tingkat provinsi adalah sebuah kebanggaan yang didorong oleh semangat untuk membawa perubahan positif bagi lingkungannya.
Menurut Nabil, remaja di Kotabaru memiliki potensi yang sama besarnya dengan remaja di daerah lain. Ia memandang program GenRe sebagai ruang kolaborasi yang tepat untuk bertumbuh. Selain itu, program ini juga melatih para remaja untuk lebih kritis dalam memilah informasi yang beredar di media sosial agar terhindar dari paparan mitos atau hoaks yang menyesatkan.
Senada dengan Nabil, Raisya Nur Afifah yang dinobatkan sebagai Duta Media Sosial berharap bahwa keberadaan Duta GenRe dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat luas. Ia berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukatif yang mampu menjangkau lebih banyak remaja di masa depan. Sinergi antara pemerintah dan para duta muda ini diharapkan mampu menekan angka permasalahan sosial remaja, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat dan terencana bagi generasi penerus di Kalimantan Selatan.


