Kalselinside.com — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kecukupan gizi sejak usia dini. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui kegiatan edukasi pola pangan sehat yang menyasar anak-anak tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kandangan tersebut, Bupati HSS H. Syafrudin Noor hadir langsung didampingi oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Kehadiran para pemimpin daerah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pola pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Pentingnya Mengenalkan Pertanian dan Pangan Mandiri

Selain memberikan edukasi mengenai asupan makanan, Bupati HSS juga menekankan pentingnya mengenalkan aktivitas pertanian kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, kebiasaan menanam berbagai jenis tanaman pangan di lingkungan rumah memiliki dampak jangka panjang yang sangat positif bagi ketahanan pangan tingkat keluarga.

“Kegiatan menanam ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sekaligus menjadi penopang ekonomi di masa depan melalui tanaman buah,” ujar Bupati HSS, H. Syafrudin Noor.

Melalui pengenalan bercocok tanam ini, anak-anak diharapkan tidak hanya memahami cara mengonsumsi makanan sehat, tetapi juga menghargai proses produksi pangan dari hulu hingga ke hilir.

Menggalakkan Gemar Makan Ikan Sejak Dini

Sementara itu, Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor memfokuskan edukasinya pada pemenuhan gizi seimbang melalui konsumsi protein hewani, salah satunya dengan mengajak anak-anak agar gemar makan ikan. Ikan dikenal memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi yang krusial untuk perkembangan otak dan fisik anak.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara pemerintah daerah dan TP PKK HSS dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup generasi penerus. Hj. Mustaidah menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat yang melekat pada diri anak-anak hingga mereka dewasa nanti.

Dengan adanya sinergi antara edukasi pangan B2SA dan gemar makan ikan, Pemerintah Kabupaten HSS optimistis dapat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan aktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga secara mandiri di masa depan.