Kalselinside.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Suwanti, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai tonggak penting. Peringatan tahunan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi wadah untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam menjaga dan memperkokoh persatuan nasional di tengah keberagaman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suwanti setelah dirinya membacakan ikrar dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Upacara khidmat tersebut diselenggarakan di halaman kantor Bupati yang terletak di kompleks perkantoran pemerintah Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pejabat daerah, aparatur sipil negara, serta tokoh masyarakat setempat.

Pentingnya Memahami Sejarah demi Keutuhan NKRI

Suwanti menegaskan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai sejarah perjuangan bangsa adalah modal utama bagi setiap warga negara Indonesia. Dengan mengingat kembali sejarah, masyarakat diharapkan dapat lebih menghargai keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus memupuk jiwa nasionalisme yang kuat sejak dini.

“Memahami sejarah adalah langkah krusial bagi setiap warga negara dalam menjaga integritas bangsa dan memupuk semangat nasionalisme, serta menjaga komitmen teguh untuk menjunjung tinggi Pancasila,” tegas Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti.

Komitmen untuk menegakkan Pancasila, menurutnya, harus terus menjaga dan diwariskan kepada generasi penerus agar bangsa Indonesia tidak mudah terpecah belah oleh berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

Implementasi Nyata Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Lebih lanjut, Suwanti menekankan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teoretis sebagai dasar dan ideologi negara. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap silanya wajib diwujudkan dan diimplementasikan secara nyata dalam interaksi sosial sehari-hari masyarakat.

Ia memaparkan bahwa nilai-nilai Pancasila tersebut sangat mudah dijumpai dalam kearifan lokal bangsa Indonesia, seperti sikap saling menghormati perbedaan, menjaga rasa kebersamaan, dan mengedepankan prinsip gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama.

Dengan terus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, masyarakat Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Hal ini juga menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi jalannya roda pembangunan daerah di masa yang akan datang.