Kalselinside.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berupaya mengidentifikasi para korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8. Hingga hari ke-23 pasca-kejadian tenggelamnya kapal tersebut, tim medis dan kepolisian telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 65 jenazah korban.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dua jenazah teranyar yang berhasil dikenali adalah warga asal Jawa Timur. Kedua korban tersebut telah selesai diproses oleh tim ahli dan langsung dipulangkan ke pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan secara layak.

“Benar telah teridentifikasi kembali dua jenazah, keduanya sudah dipulangkan ke keluarga,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Nur Khamid.

Khamid menjelaskan bahwa kedua jenazah tersebut terdaftar dengan nomor post-mortem PM 074 dan PM 077. Pihak kepolisian saat ini masih menahan rilis pers resmi secara menyeluruh sembari menunggu hasil tes DNA dari korban-korban lainnya yang belum teridentifikasi. Hal ini dilakukan agar informasi yang disampaikan kepada publik nantinya bisa bersifat menyeluruh dan serentak.

Identitas Dua Korban Terbaru Asal Jawa Timur

Proses identifikasi terhadap dua korban terakhir dinilai lebih cepat karena adanya kecocokan data sekunder. Tim DVI Polda Kalsel mencocokkan ciri-ciri medis serta barang pribadi atau properti yang melekat pada tubuh korban dengan data ante-mortem yang sebelumnya telah diberikan oleh pihak keluarga.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kalsel, Kombes dr. Moch Sofwan, mengonfirmasi identitas lengkap kedua korban tersebut. Korban pertama adalah Suroso, seorang laki-laki berusia 40 tahun yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Korban kedua adalah Soni Marta Andika, laki-laki berusia 44 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sisa 15 Jenazah Masih Menunggu Hasil DNA

Hingga saat ini, pihak Dokkes Polda Kalsel telah menerima total 80 kantung jenazah dari lokasi kejadian kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 65 jenazah sudah berhasil dipastikan identitasnya secara akurat oleh petugas. Sementara itu, 15 jenazah sisanya masih membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam secara laboratoris.

Tim medis telah mengirimkan sampel DNA dari 15 jenazah tersebut ke laboratorium untuk dicocokkan dengan sampel dari keluarga korban. Proses pengujian DNA ini memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pencocokan data sekunder seperti properti atau ciri medis fisik yang kasat mata. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses identifikasi ini dengan teliti demi memberikan kepastian kepada keluarga korban.

Data Evakuasi dan Operasi Pencarian SAR

Berdasarkan data terakhir yang dihimpun oleh Operasi SAR Gabungan hingga Minggu (4/10), total penumpang KM Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi berjumlah 190 orang. Dari keseluruhan korban yang dievakuasi tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, korban yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 82 orang, dan 53 penumpang lainnya dilaporkan masih dalam status pencarian.

Upaya penyisiran terus dilakukan oleh tim gabungan di berbagai titik potensial. Pada hari Senin (5/10), tim penyelamat melakukan penyisiran di atas perairan dan wilayah pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga Kalimantan Barat (Kalbar). Namun, operasi penyisiran yang mencakup tiga wilayah provinsi tersebut dilaporkan belum memberikan hasil atau tanda-tanda penemuan korban baru.