Kalselinside.com — Masyarakat Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap isu kemanusiaan global. Melalui Aksi Bela Palestina yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar), terkumpul donasi kemanusiaan yang sangat signifikan mencapai Rp1,67 miliar. Selain uang tunai, masyarakat juga menyumbangkan logam mulia berupa 0,5 gram emas dan 10 gram perak sebagai bentuk solidaritas nyata untuk meringankan penderitaan warga Palestina.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang. Acara solidaritas tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat yang jatuh pada tanggal 4 Oktober 2026. Antusiasme peserta yang hadir menunjukkan bahwa komitmen kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen masyarakat di ranah Minang.

Solidaritas Kuat dari Berbagai Elemen Masyarakat

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kedermawanan warganya. Menurutnya, bantuan yang terkumpul ini bukan sekadar angka, melainkan simbol dari komitmen bersama dan rasa persaudaraan yang erat antara masyarakat Sumatera Barat dengan rakyat Palestina yang tengah menghadapi masa-masa sulit.

“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap rakyat Palestina sangat luar biasa. Bantuan yang terkumpul ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Pihak-pihak yang terlibat dalam penggalangan dana ini sangat beragam. Mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar, Bank Nagari, berbagai instansi vertikal, hingga masyarakat umum berbondong-bondong menyisihkan rezeki mereka. Mahyeldi menekankan pentingnya menjaga konsistensi kepedulian sosial ini agar terus hidup di tengah masyarakat, baik untuk isu internasional maupun lokal.

Apresiasi Mendalam dari Duta Besar Palestina

Kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah AK Alsattari, menambah kesakralan acara ini. Dalam pidatonya, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dari lubuk hatinya yang paling dalam kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumatera Barat. Dukungan moral dan material yang diberikan dinilai sangat berarti bagi perjuangan rakyat Palestina.

Pada kesempatan tersebut, Abdalfatah juga membagikan kisah menyentuh mengenai bagaimana bantuan logistik dari Indonesia benar-benar sampai dan dinikmati oleh warga di Gaza. Ia menceritakan percakapannya dengan sang anak yang saat ini berada di wilayah konflik tersebut mengenai ketersediaan makanan di sana.

“Saya tanya kepada anak saya, apakah kalian punya makanan di Gaza? Dia mengatakan ada satu bungkus yang di sana tertulis ‘Bantuan dari Indonesia’. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam,” tutur Duta Besar Palestina Abdalfatah AK Alsattari.

Meskipun harus berdiri di bawah terik matahari sepanjang acara, para peserta aksi tetap bertahan dengan penuh semangat. Abdalfatah memandang pengorbanan masyarakat Sumbar ini sebagai investasi perjuangan yang mahal, yang diharapkan dapat berbuah manis berupa kemerdekaan dan kebebasan penuh bagi bangsa Palestina di masa depan.

Dampak Nyata Bantuan Kemanusiaan Indonesia

Penyaluran bantuan dari Sumatera Barat ini diharapkan dapat segera didistribusikan melalui jalur resmi guna memenuhi kebutuhan mendesak warga Palestina, seperti bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan seperti Bank Nagari, dan masyarakat luas membuktikan bahwa gerakan kemanusiaan yang terorganisasi dengan baik mampu menghasilkan dampak nyata yang masif dan terarah bagi penerima manfaat di kancah internasional.