Kalselinside.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi lima dari sembilan jenazah korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Proses identifikasi ini dilakukan secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin setelah jasad para korban ditemukan sejak hari Minggu.
Hingga saat ini, upaya pencocokan data post-mortem dan ante-mortem terus dioptimalkan oleh tim medis. Dengan teridentifikasinya lima korban baru ini, jumlah keseluruhan korban meninggal dunia yang telah berhasil dikenali secara resmi kini mencapai 14 orang, sementara beberapa korban lainnya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Daftar Korban yang Berhasil Teridentifikasi
Berdasarkan data yang dirilis oleh Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan, korban yang berhasil diidentifikasi terdiri dari warga beberapa provinsi di Indonesia, yakni dua orang dari Jawa Timur, dua orang dari Jawa Tengah, dan satu orang dari Nusa Tenggara Barat.
Adapun rincian data korban yang telah teridentifikasi secara lengkap adalah sebagai berikut:
- Anas, laki-laki berusia 45 tahun yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.
- Aldo Nurahmansyah, laki-laki berusia 19 tahun yang berasal dari Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah.
- Jumbrik, laki-laki berusia 52 tahun yang berasal dari Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur.
- I Putu Angga Santyana, laki-laki berusia 28 tahun yang berasal dari Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Proses Identifikasi Lanjutan dan Tes DNA
Meskipun lima jenazah telah berhasil diidentifikasi, masih terdapat empat jasad korban KM Virgo Transport 8 lainnya yang belum diketahui identitasnya secara pasti. Untuk mempercepat proses tersebut, pihak Dokkes Polda Kalimantan Selatan saat ini tengah menunggu hasil analisis laboratorium yang mendalam.
Kombes Pol dr Much Sofwan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel untuk tes DNA (Deoxyribonucleic Acid) ke Jakarta guna mendapatkan hasil yang akurat. Langkah medis ini diambil untuk memastikan akurasi identitas sisa jenazah sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga masing-masing.
Layanan Informasi dan Pemulangan Jenazah
Terkait dengan penanganan korban, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengimbau pihak keluarga korban untuk segera berkoordinasi. Keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya dalam insiden kapal ini dapat langsung mendatangi posko DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk melakukan konfirmasi data.
Bagi pihak keluarga korban yang berada di luar daerah atau tidak dapat langsung datang ke Banjarmasin, Polda Kalsel memastikan bahwa proses pemulangan jenazah ke daerah asal tidak akan dipersulit. Seluruh proses pemulangan nantinya akan difasilitasi penuh oleh pihak manajemen kapal dengan dukungan jaminan dari Jasa Raharja.
Langkah koordinasi yang cepat antara kepolisian, tim medis, pengelola kapal, dan Jasa Raharja diharapkan dapat memberikan kepastian serta meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Penanganan yang profesional dan transparan dalam proses identifikasi korban kecelakaan laut ini menjadi prioritas utama pihak berwenang saat ini.


