Kalselinside.com — Seorang mahasiswi Jurusan Teknik Pertambangan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, berhasil mengukir prestasi gemilang. Yulian Sari, alumni SMK Negeri 1 Murung Pudak, Tabalong, dinobatkan sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di antara rekan-rekan seangkatannya. Keberhasilan akademis ini tidak lepas dari dukungan penuh program beasiswa Indonesia Bright Future Leaders (IBFL) yang diinisiasi oleh PT Saptaindra Sejati (SIS).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi generasi muda berprestasi di daerah untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa kendala biaya. Yulian merupakan bagian dari 30 mahasiswa penerima beasiswa IBFL angkatan pertama (batch 1) yang mulai masuk kuliah pada tahun 2023. Setelah menempuh masa studi selama tiga tahun, seluruh penerima beasiswa tersebut akhirnya dinyatakan lulus pada tahun 2026 dengan hasil akademis yang sangat memuaskan.

Kontribusi Perempuan di Sektor Pertambangan

Menempuh pendidikan di bidang teknik pertambangan yang didominasi oleh laki-laki menjadi tantangan tersendiri bagi Yulian. Namun, hal tersebut justru memicu semangatnya untuk membuktikan bahwa perempuan juga mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di industri ini. Tekad kuat ini menjadi motivasi utamanya selama menjalani perkuliahan di Poliban.

“Karena kan di sektor pertambangan ini tidak banyak perempuan, jadi saya ingin berkontribusi di sana,” ujar Yulian Sari.

Selama kuliah, Yulian mengaku mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga yang tidak hanya mengasah kemampuan akademisnya, tetapi juga soft skills. Kurikulum praktis yang diterapkan oleh Poliban, ditambah dengan bimbingan intensif dari para dosen dan mentor profesional dari PT Saptaindra Sejati, membantunya memahami dunia kerja pertambangan secara lebih mendalam.

Manfaat Nyata Program Beasiswa IBFL

Program IBFL dari PT Saptaindra Sejati tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial untuk biaya kuliah. Program ini dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas diri para penerimanya melalui berbagai kegiatan pengembangan karakter, organisasi, dan praktik langsung di lapangan. Hal ini dirasakan langsung oleh Yulian dan teman-teman satu angkatannya.

Dengan selesainya masa studi ini, Yulian berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya dapat menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia kerja profesional. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanannya akademisnya hingga mencapai titik ini.

“Moga setelah selesai ini kami bisa membanggakan orang tua, kampus dan PT SIS yang sudah membantu pendidikan tinggi kami hingga selesai,” tuturnya.

Keberhasilan program IBFL batch pertama ini diharapkan dapat terus berlanjut pada angkatan-angkatan berikutnya. Sinergi antara dunia pendidikan seperti Poliban dengan sektor industri seperti PT Saptaindra Sejati terbukti efektif dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompeten, dan siap kerja untuk memajukan industri pertambangan di Kalimantan Selatan dan Indonesia pada umumnya.