Kalselinside.com — Polresta Banjarmasin mengambil langkah proaktif dengan merangkul masyarakat di kawasan Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Antasan Raden, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Langkah kolaboratif ini dilakukan guna memperkuat pertahanan lingkungan dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Wilayah tersebut kini tengah dipersiapkan dan dipertimbangkan secara matang oleh kepolisian untuk menjadi salah satu Kampung Bebas Narkoba di Kota Banjarmasin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, meninjau langsung kondisi sosial dan geografis lingkungan di Antasan Raden pada hari Kamis. Dalam kunjungan lapangan tersebut, ia menyempatkan diri berdialog secara hangat dengan warga setempat guna memetakan potensi kerawanan keamanan serta mendiskusikan langkah-langkah konkret dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba.

Pentingnya Sinergi Masyarakat dan Kepolisian

Menurut Kombes Pol Riza Muttaqin, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak akan pernah berjalan optimal tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka sendiri, sehingga memiliki peran strategis dalam mendeteksi sejak dini setiap potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah pemukiman mereka.

u201cKita tidak bisa bekerja sendiri dalam memerangi narkoba, sehingga sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan agar tetap aman,u201d tegas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin.

Selama peninjauan tersebut, Riza menyapa warga satu per satu dan mendengarkan berbagai masukan berharga mengenai kondisi keamanan di lingkungan sekitar. Salah satu poin utama yang disampaikan oleh warga adalah pentingnya membangun jalur komunikasi yang cepat, aman, dan responsif antara masyarakat dengan aparat kepolisian saat mencurigai adanya aktivitas ilegal di sekitar tempat tinggal mereka.

Mewujudkan Kampung Bebas Narkoba yang Berkelanjutan

Riza menekankan bahwa pembentukan Kampung Bebas Narkoba tidak boleh sekadar menjadi seremonial atau penetapan status administratif semata. Program ini membutuhkan komitmen nyata dan kesadaran bersama dari warga untuk terus saling mengawasi dan memberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang rentan, khususnya anak-anak muda yang sering menjadi target utama peredaran narkoba.

Melalui pendekatan yang mengedepankan kepedulian sosial ini, warga didorong untuk menciptakan lingkungan yang sehat, positif, dan produktif. Upaya pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif untuk membentengi generasi muda sebelum masalah penyalahgunaan narkotika berkembang menjadi ancaman sosial yang merusak masa depan dan ketertiban umum di wilayah tersebut.

u201cKami ingin masyarakat ikut menjaga lingkungannya, saling peduli dan tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan,u201d ujar Kombes Pol Riza Muttaqin.

Kehadiran kepolisian di tengah-tengah permukiman warga Antasan Raden ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan emosional serta meningkatkan kepercayaan publik. Dengan adanya ruang komunikasi dua arah yang terbuka lebar, warga kini memiliki wadah yang aman untuk mengadukan permasalahan lingkungan sekaligus mendapatkan pendampingan langsung dari pihak berwajib dalam mengantisipasi ancaman narkoba.

Ke depan, Polresta Banjarmasin berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang erat ini melalui pengawasan lingkungan yang konsisten dan perlindungan generasi muda secara berkelanjutan. Langkah bersama ini diharapkan dapat menciptakan kawasan permukiman di Jalan Teluk Tiram yang tidak hanya kondusif, tetapi juga benar-benar bersih dan terbebas dari jerat narkotika demi masa depan yang lebih baik.