Kalselinside.com — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat langkahnya di kancah internasional. Rektor ULM, Dr. Iwan Aflanie, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap akselerasi akreditasi internasional untuk tujuh program studi (prodi) sarjana di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Langkah strategis ini diharapkan dapat mendongkrak reputasi akademik dan daya saing global universitas di tingkat dunia.
Upaya ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah dicanangkan oleh Dekan FMIPA ULM, Prof. Sunardi. Pihak rektorat berkomitmen memberikan pengawalan ketat agar ketujuh program studi tersebut dapat segera memperoleh pengakuan internasional dari lembaga sertifikasi yang kredibel.
“Tujuh prodi ini kami kawal meraih akreditasi dari ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute), lembaga akreditasi internasional berbasis di Jerman,” tegas Rektor ULM, Dr. Iwan Aflanie.
Target Akreditasi Melalui Lembaga ACQUIN Jerman
Pengawalan proses akreditasi ini menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh standar mutu pendidikan tinggi internasional terpenuhi. ACQUIN dipilih sebagai lembaga mitra karena memiliki reputasi global yang kuat dalam menilai kualitas, sertifikasi, dan penjaminan mutu program studi di berbagai belahan dunia.
Rektor Dr. Iwan Aflanie menjelaskan bahwa dorongan untuk meraih akreditasi internasional ini ditujukan khususnya bagi program studi yang sebelumnya telah mengantongi predikat akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dengan fondasi tersebut, transisi menuju standar internasional diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan sistematis.
Rekam Jejak Akreditasi Internasional di ULM
Saat ini, ULM telah memiliki portofolio yang cukup kuat dalam hal standarisasi internasional. Tercatat ada 14 program studi di lingkungan ULM yang telah berhasil meraih akreditasi internasional dari berbagai lembaga dunia yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Rincian program studi internasional tersebut mencakup tiga prodi di Fakultas Pertanian dan satu prodi di Fakultas Kehutanan yang telah diakreditasi oleh ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengange der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) asal Jerman. Selain itu, terdapat satu prodi di Fakultas Teknik yang terakreditasi melalui Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).
Sementara itu, di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), terdapat sembilan program studi yang saat ini sedang berada dalam tahap akhir proses akreditasi. Kesembilan prodi tersebut kini hanya tinggal menunggu penerbitan sertifikat resmi dari lembaga ACQUIN Jerman setelah sebelumnya menjalani serangkaian proses visitasi.
Sinergi Manajemen Baru FMIPA ULM
Momentum akselerasi ini juga bertepatan dengan pelantikan jajaran pimpinan baru di lingkungan FMIPA ULM. Dr. Iwan Aflanie melantik tiga pejabat penting yang akan mengawal operasional fakultas, yaitu Prof. Sudarningsih sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Muhammad Ahsar Karim sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, serta Dr. Ahmad Budi Junaidi sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Kehadiran para wakil dekan baru ini diharapkan mampu membawa energi segar dan memperkuat soliditas tim di FMIPA. Rektor menekankan pentingnya kolaborasi erat antara para wakil dekan dengan dekan dalam mengeksekusi setiap program kerja yang telah direnakan.
Dengan sinergi yang solid di jajaran dekanat, progres kemajuan FMIPA ULM diyakini akan semakin terlihat nyata dalam waktu dekat. Akreditasi internasional ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di pasar kerja global.


