Kalselinside.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di wilayah pelosok maupun pesisir. Melalui kolaborasi strategis antara RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) provinsi, warga pesisir di Kotabaru kini mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan serta advokasi nutrisi secara cuma-cuma.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Siring Laut, Kotabaru ini difokuskan untuk memantau status gizi masyarakat serta memberikan edukasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan keluarga. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memastikan standar kesehatan yang merata hingga ke daerah-daerah yang jauh dari pusat ibu kota provinsi.

Sinergi Lintas Sektor untuk Kesehatan Masyarakat

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, menyampaikan bahwa rumah sakit daerah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga Kalimantan Selatan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi anak-anak yang menjadi aset masa depan bangsa.

“Kami hadir untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga, khususnya dalam memantau dan memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak serta seluruh masyarakat di wilayah ini,” ujar Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda.

Program ini bukan merupakan inisiatif pertama yang dilakukan oleh RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh bersama TP-PKK. Kolaborasi ini telah menjadi agenda rutin dalam kerangka kerja sama sinergis untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Dengan membawa tenaga medis langsung ke lapangan, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk sekadar mendapatkan pemahaman dasar mengenai kondisi kesehatan mereka.

Pentingnya Edukasi Nutrisi dan Deteksi Dini

Ketua Kelompok Kerja IV TP-PKK Kalimantan Selatan, Siti Wasilah, memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan yang diberikan pihak rumah sakit. Ia menekankan bahwa inisiatif ini sangat vital dalam membantu implementasi program CKG bagi warga setempat. Melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan penyuluhan nutrisi, masyarakat mendapatkan manfaat langsung berupa pemahaman mengenai kondisi tubuh mereka sendiri.

Siti Wasilah menambahkan bahwa edukasi mengenai gizi sangat krusial untuk memperbaiki pemahaman keluarga tentang pentingnya asupan makanan sehat bagi anak. Dengan meningkatnya pemahaman ini, diharapkan angka masalah gizi di wilayah pesisir dapat ditekan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Kegiatan di Siring Laut ini pun diakhiri dengan evaluasi mendalam terkait status gizi peserta untuk memastikan penanganan yang tepat bagi warga yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.