Kalselinside.com — Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin mengambil langkah sigap dengan memfasilitasi tempat penginapan bagi pihak keluarga korban Kapal Virgo Transport 8. Bantuan ini diberikan untuk mendukung keluarga yang saat ini masih menantikan hasil proses evakuasi tim SAR gabungan serta kelanjutan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan.
Langkah kepolisian ini menjadi wujud dukungan nyata bagi para keluarga yang sebagian besar berasal dari luar daerah Kalimantan Selatan. Selama berada di Banjarmasin, mereka membutuhkan tempat singgah yang layak agar kondisi kesehatan dan psikis tetap terjaga di tengah situasi sulit saat menanti kabar mengenai anggota keluarga mereka.
Pendampingan Intensif Kepolisian
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, secara langsung turun ke lapangan untuk memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak membiarkan para keluarga berjuang sendiri, melainkan terus memberikan pendampingan selama proses penanganan berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
“Harapannya keluarga dapat beristirahat dengan lebih nyaman sembari menunggu perkembangan proses pencarian dan juga identifikasi,” tegas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin.
Komitmen pendampingan ini selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengenai semangat kehadiran polisi di tengah masyarakat. Selain menyediakan penginapan, Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Morris Widhi Harto juga disiagakan untuk terus memantau kebutuhan logistik keluarga hingga koordinasi mengenai proses pemulangan jenazah setelah prosedur identifikasi selesai dilakukan.
Data Terkini Operasi SAR
Hingga memasuki hari ke-27 operasi pencarian, tim SAR masih terus bekerja keras menyisir lokasi untuk menemukan korban yang belum terevakuasi. Berdasarkan data resmi, dari total 243 penumpang dan awak kapal, sebanyak 190 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 82 orang lainnya telah meninggal dunia.
Di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, proses identifikasi terus berjalan. Dari total 82 jenazah yang diterima oleh pihak rumah sakit, sebanyak 72 orang telah berhasil diidentifikasi. Sementara itu, tim DVI masih terus berupaya mengidentifikasi 10 jenazah lainnya. Di sisi lain, sebanyak 53 korban masih dinyatakan dalam status pencarian dan menjadi fokus utama tim gabungan di lapangan.


