Kalselinside.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata terus berupaya mengoptimalkan potensi wisata berbasis perairan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memperkuat kolaborasi bersama pihak swasta, khususnya pengelola kapal wisata, untuk mengembangkan sektor wisata susur sungai yang menjadi salah satu daya tarik unggulan di wilayah Bumi Lambung Mangkurat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Upaya strategis ini dibahas dalam pertemuan audiensi antara jajaran Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dengan manajemen Barito River Cruise pada Jumat, 9 Oktober 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dalam meningkatkan kualitas layanan, standar keselamatan, serta memperluas jangkauan promosi destinasi wisata susur sungai di daerah tersebut.

Fokus pada Standar Keselamatan dan Kelaiklautan Armada

Dalam industri pariwisata berbasis air, aspek keselamatan merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan menekankan pentingnya pembaruan operasional serta memastikan kelaiklautan seluruh armada kapal yang digunakan untuk menyusuri sungai. Hal ini krusial untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.

“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah aspek strategis, mulai dari peningkatan standar keselamatan dan keamanan armada, penguatan kemitraan, hingga pengembangan strategi promosi dan pemasaran wisata susur sungai,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady.

Dengan adanya jaminan keselamatan yang tinggi, diharapkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati keindahan sungai di Kalimantan Selatan akan semakin meningkat. Standardisasi ini juga menjadi tolok ukur profesionalisme pengelolaan pariwisata daerah yang berkelanjutan.

Sinergi Pemerintah dan Swasta demi Pariwisata Berkelanjutan

Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha swasta seperti Barito River Cruise dipandang sebagai kunci utama dalam mengelola potensi sungai secara optimal. Kerja sama yang erat ini memungkinkan adanya pembagian peran yang efektif, di mana pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator, sementara pihak swasta mengelola operasional secara profesional.

Selain fokus pada operasional kapal, kolaborasi ini juga mencakup penyusunan strategi pemasaran bersama. Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan dan Barito River Cruise berkomitmen untuk mempromosikan paket-paket wisata susur sungai secara lebih masif, baik melalui media digital maupun kegiatan pameran pariwisata berskala nasional dan internasional.

Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat Lokal

Pengembangan wisata susur sungai ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian masyarakat lokal. Aliran wisatawan yang konsisten akan membuka peluang usaha baru di sekitar dermaga dan rute susur sungai.

Mulai dari sektor kuliner tradisional, penjualan kerajinan tangan khas Banua, hingga penyediaan jasa transportasi darat penunjang, semuanya diharapkan dapat tumbuh seiring dengan berkembangnya destinasi wisata ini. Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan optimis bahwa melalui kolaborasi yang konsisten, wisata sungai akan menjadi pilar penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif warga sekitar.