Kalselinside.com — Persiapan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kalimantan Selatan kini sudah mendekati tahap akhir. Dari target yang telah ditetapkan, sebagian besar unit koperasi desa dan kelurahan di wilayah tersebut telah merampungkan tahapan administrasi penting berupa verifikasi dan validasi faktual.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kesiapan tersebut mengemuka dalam agenda Penguatan Literasi Perkoperasian bersama Kementerian Koperasi di Kota Banjarmasin pada hari Jumat. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan mencatat kemajuan signifikan dalam pembentukan lembaga ekonomi berbasis desa tersebut di berbagai wilayah.

Capaian Verifikasi dan Validasi Unit KDKMP di Kalsel

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Rahmaddin MY, A.Ks, M.Si, menjelaskan bahwa dari total target 246 unit KDKMP di Kalimantan Selatan, sebanyak 222 unit atau sekitar 90,24 persen telah berstatus terverifikasi dan tervalidasi. Sisa target yang ada saat ini terus diselesaikan agar seluruh proses dapat rampung sepenuhnya.

“Hari ini sudah terverifikasi dan tervalidasi sebanyak 222 KDKMP atau 90,24 persen, artinya tinggal sedikit lagi yang diverifikasi dan divalidasi, selesai di verval maka selesai 100 persen,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Dr. Rahmaddin MY.

Rahmaddin menambahkan bahwa tahapan verifikasi dan validasi (verval) menjadi kunci sebelum koperasi diserahkan secara resmi. Apabila tahapan verval telah mencapai 100 persen, proses berikutnya adalah serah terima pekerjaan dan pelaksanaan operasionalisasi langsung di lapangan.

Fasilitas Penunjang dan Kesiapan Operasional Desa

Sasaran operasional dari berjalannya KDKMP ini nantinya berfokus pada para Kepala Desa (Kades). Melalui kepengurusan yang ada, KDKMP ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi warga desa dan kelurahan agar mampu meningkatkan kesejahteraan setempat.

Untuk menunjang kelancaran program, unit KDKMP yang telah disahkan akan memperoleh fasilitas pendukung yang lengkap. Fasilitas fisik ini meliputi bangunan gerai yang didirikan oleh PT Agrinas, kendaraan operasional roda empat, kendaraan roda tiga, serta kelengkapan pendingin ruangan atau AC guna mendukung kenyamanan operasional harian.

“Desa dan Kelurahan akan turut senang karena akan mendapatkan benefit dari KDKMP,” tutur Dr. Rahmaddin MY.

Menanti Arahan Peluncuran Serentak Nasional

Kendati kesiapan fisik gerai dan kelengkapan administrasi telah hampir selesai, hingga saat ini belum ada satu pun unit KDKMP di Kalimantan Selatan yang mulai beroperasi melayani transaksi masyarakat. Keterlambatan pembukaan ini bukan karena kendala teknis daerah, melainkan karena daerah masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Rencananya, peluncuran resmi (launching) operasional seluruh KDKMP akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Pihak daerah memastikan seluruh unit yang telah divalidasi dalam posisi siap jalan begitu komando peluncuran diberikan dari pusat.

Langkah penyelesaian validasi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola koperasi yang transparan, terstruktur, dan siap memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat pedesaan.