Kalselinside.com — Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, didampingi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengunjungi kediaman almarhumah Lisna, seorang guru honorer yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kunjungan takziah ini sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan pendidikan secara langsung kepada Hilyah, putri almarhumah yang saat ini masih berusia lima tahun.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin di tengah keluarga almarhumah merupakan wujud nyata kepedulian sosial terhadap nasib anak-anak pendidik. Almarhumah Lisna sendiri diduga mengembuskan napas terakhir setelah penyakit asmanya kambuh akibat dampak kabut asap, meninggalkan putri kecilnya yang kini tengah menempuh jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kepedulian Pemkot Banjarmasin terhadap Keberlanjutan Pendidikan Hilyah
Dalam kunjungan yang penuh rasa kekeluargaan tersebut, Neli Listriani menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal masa depan pendidikan Hilyah. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa hilangnya sosok ibu tidak memutus akses pendidikan bagi anak tersebut di masa mendatang.
“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap keluarga salah satu guru kita yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kami ingin memastikan bahwa anak almarhumah tetap mendapatkan perhatian, terutama terkait keberlanjutan pendidikannya,” ujar Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani.
Neli menambahkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya berfokus pada tingkat PAUD saja. Harapan besarnya adalah agar bantuan ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya oleh pihak keluarga sehingga mampu menunjang kebutuhan pendidikan Hilyah hingga ke jenjang perguruan tinggi kelak.
Penyaluran Tabungan Pendidikan dan Perlengkapan Sekolah
Penyerahan bantuan pendidikan ini dapat terealisasi berkat sinergi yang kuat antara Bunda PAUD, Pemerintah Kota Banjarmasin, Dinas Pendidikan, serta dukungan penuh dari Bank Kalsel. Bantuan yang disalurkan meliputi paket perlengkapan sekolah untuk menunjang aktivitas belajar Hilyah sehari-hari serta tabungan pendidikan senilai Rp5 juta.
Tabungan pendidikan tersebut disalurkan secara resmi melalui rekening Bank Kalsel. Kolaborasi ini dirancang sebagai instrumen perlindungan masa depan anak, sehingga bantuan finansial yang diberikan benar-benar terjaga peruntukannya demi membiayai kelanjutan sekolah Hilyah pada jenjang-jenjang berikutnya.
Apresiasi dan Harapan Besar dari Pihak Keluarga
Pihak keluarga menyambut hangat kedatangan rombongan pemerintah kota dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kebaikan yang diterima. Marhamah, ibu kandung dari almarhumah Lisna, menyampaikan rasa terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian nyata kepada cucunya.
“Alhamdulillah kami menerima bantuan yang diberikan Bunda PAUD Kota Banjarmasin. Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kota Banjarmasin dan semua pihak yang sudah peduli kepada keluarga kami, khususnya kepada cucu saya,” ungkap Marhamah.
Marhamah juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar dirinya senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan fisik dan batin untuk menjalankan amanah merawat Hilyah. Ia berharap cucunya dapat terus bersekolah dengan lancar tanpa hambatan biaya hingga berhasil menempuh pendidikan tinggi, melanjutkan cita-cita mulia almarhumah ibunya yang telah berdedikasi sebagai guru honorer.
Upaya pemberian bantuan ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian kolektif bagi masyarakat luas. Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan pendidikan, khususnya bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan.


