Kalselinside.com — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin bersama Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin menyelenggarakan Lomba Memasak Serba Ikan tingkat kota di pendopo DKP3 Banjarmasin, Minggu (10/10/2026) pagi. Acara tersebut dihelat sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus menjadi langkah nyata memperluas kebiasaan makan ikan di kalangan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyelenggaraan kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk mendukung upaya pencegahan masalah gagal tumbuh atau stunting pada balita. Melalui keterampilan memasak para kader, asupan bergizi kaya protein diharapkan dapat disajikan dalam bentuk yang lebih disukai anak-anak dan keluarga.

Kreasi Menu Bergizi dari Komoditas Lokal

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menuturkan bahwa agenda lomba ini merupakan kegiatan berkala untuk melatih kreativitas para kader PKK. Mereka ditantang menciptakan olahan pangan yang memikat selera balita sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

“Melalui lomba ini, ikan diolah menjadi berbagai makanan seperti bakso, mi, puding, pentol, hingga kudapan. Bahan tambahannya juga memanfaatkan tepung dari umbi-umbian, bukan tepung terigu, sehingga pangan lokal bisa dimaksimalkan,” tutur Neli Listriani.

Neli menambahkan bahwa ragam ikan air tawar seperti patin, lele, dan gabus sangat berlimpah dan mudah dibeli di Banjarmasin. Mengolah aneka ikan tersebut secara kreatif dinilai penting agar anak-anak tidak merasa bosan dan tetap mendapatkan kebaikan gizi alaminya secara utuh.

Kader PKK juga diimbau tidak hanya menampilkan menu kreatif selama kompetisi berlangsung. Keterampilan pengolahan makanan ini diharapkan dapat langsung diterapkan dalam penyusunan hidangan keluarga di rumah serta menjadi panduan menu pemberian makanan tambahan pada kegiatan posyandu di wilayah masing-masing.

Dorong Konsumsi Ikan dan Perikanan Daerah

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Banjarmasin, Hidayatul Fikri, menegaskan bahwa perlombaan kreasi masakan ini menjadi sarana strategis untuk mengampanyekan gerakan gemar makan ikan sekaligus menggerakkan sektor perikanan lokal.

“Tujuan kami adalah mendorong ikan menjadi salah satu menu favorit di keluarga maupun dalam berbagai kegiatan masyarakat. Ikan merupakan sumber protein yang baik dan perlu lebih banyak dihadirkan sebagai pilihan makanan sehari-hari,” jelas Hidayatul Fikri.

Para peserta kompetisi tercatat mengolah berbagai jenis komoditas perikanan, mulai dari ikan air tawar hingga ikan laut, yang dipadukan menjadi menu pembuka, menu utama, hingga camilan sehat. Menatap agenda mendatang, DKP3 Kota Banjarmasin berencana memperluas jangkauan edukasi serupa dengan melibatkan keluarga di tiap kecamatan hingga kalangan pelajar sekolah.