Kalselinside.com — Proses pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 membuahkan hasil signifikan pada hari ke-11 operasi penyelamatan. Tim penyelam gabungan berhasil mengevakuasi sembilan jenazah yang terjebak di dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Operasi evakuasi ini melibatkan kolaborasi intensif antara tim Basarnas Special Group (BSG) dan personel TNI AL. Meski menghadapi tantangan berupa arus bawah laut yang kuat serta minimnya visibilitas di kedalaman, tim penyelam tetap gigih menyisir setiap bagian dalam bangkai kapal demi menemukan para korban.
Proses Identifikasi Jenazah
Setelah berhasil diungkapkan oleh Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, pada Rabu (23/9/2026), kesembilan jenazah yang ditemukan langsung dievakuasi menggunakan kapal KN SAR Pacitan. Selanjutnya, jenazah diterbangkan melalui jalur udara menggunakan helikopter Basarnas HR 3601 menuju Banjarmasin.
Setibanya di Banjarmasin, para korban segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Langkah ini dilakukan untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut serta penanganan medis yang diperlukan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
Apresiasi Terhadap Kerja Keras Tim SAR
Keberhasilan evakuasi ini merupakan bentuk dedikasi tinggi seluruh tim SAR gabungan yang bertugas. Mohammad Syafii memberikan apresiasi mendalam atas keberanian para penyelam yang mempertaruhkan keselamatan diri di tengah kondisi medan bawah laut yang sangat menantang demi menjalankan tugas kemanusiaan.
Pihak Basarnas menegaskan bahwa operasi ini membuktikan komitmen pemerintah untuk terus melakukan upaya maksimal. Tim SAR gabungan menyatakan tidak akan berhenti berjuang hingga memberikan kepastian bagi seluruh keluarga yang masih menantikan kabar mengenai kerabat mereka yang menjadi korban dalam musibah tersebut.
Operasi pencarian dan penyelamatan ini terus dipantau secara ketat untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dipulangkan kepada pihak keluarga dengan layak. Hingga saat ini, fokus utama tim di lapangan tetap pada upaya penyisiran area bangkai kapal untuk menuntaskan misi pencarian.


